Akurat

Karel Mainaky Ultimatum Apriyani Rahayu, Bakal Ambil Tindakan Kalau Komitmen Masih 'Ngambang'

Dian Eko Prasetio | 24 Februari 2026, 15:06 WIB
Karel Mainaky Ultimatum Apriyani Rahayu, Bakal Ambil Tindakan Kalau Komitmen Masih 'Ngambang'

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari sektor ganda putri terkait status salah satu pemain senior andalan, Apriyani Rahayu.

Di tengah rencana uji coba bermain rangkap pada ajang Ruichang China Masters, muncul isu mendalam mengenai daya juang serta komitmen sang peraih emas Olimpiade Tokyo tersebut.

Pelatih Kepala Ganda Putri Pelatnas PBSI, Karel Mainaky, secara terbuka menyoroti performa Apriyani Rahayu yang dianggap belum sepenuhnya menunjukkan keseriusan untuk kembali ke level tertinggi.

Baca Juga: Jajaki Potensi Baru, PBSI Turunkan Apriyani Rahayu dan Lanny Tria di Ganda Campuran

Karel Mainaky menilai ada perbedaan kontras antara kualitas latihan serta realitas di lapangan pertandingan.

"Dia-nya yang masih belum komitmen. Kalau dibilang masih mau (main), ya semua juga gampang kalau cuma bicara mau," kata Karel Mainaky.saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/2).

"Namun, kalau mau juara, ya harus usaha, bukan cuma mau saja." 

Karel menyayangkan inkonsistensi yang ditunjukkan Apriyani. Padahal, secara kondisi fisik pascapemulihan cedera Apriyani dinilai masih memiliki kekuatan mumpuni untuk bersaing mengingat usianya yang baru 27 tahun.

Namun, ia melihat ada ganjalan dalam kemauan mental yang menurutnya masih 'ngambang'.

Kadang terlihat memiliki semangat juang tinggi, namun tiba-tiba fokus serta keinginan tersebut hilang begitu saja di tengah pertandingan.

"Kalau di turnamen itu, walaupun latihan dia sudah bagus, tetapi saat main fokusnya hilang," kata Karel.

"Saya merasa dia belum serius untuk comeback dan mengambil gelar untuk kedua kalinya lagi. Itu yang masih saya perjuangkan melalui diskusi terus-menerus."

Fenomena ini bahkan terlihat sepanjang satu tahun terakhir. Karel mengamati Apriyani sering kali terlihat bingung di lapangan.

Baca Juga: Indonesia Masters: Lolos ke Semifinal, Apriyani/Lanny Tantang Unggulan Pertama Asal Malaysia

Berbanding terbalik dengan performanya yang tampak aman-aman saja saat menjalani sesi latihan di Pelatnas Cipayung.

Terkait rencana main rangkap pada ganda campuran bersama Taufik Aderya di Ruichang, Karel berharap momen ini bisa memicu kembali motivasi Apriyani.

Namun, ia tidak menutup mata jika progres ini tidak menunjukkan hasil signifikan.

"Untuk sementara masih kita obrolkan. Saya tidak mau dia latihan tetapi tidak ada tujuannya, buat apa?" tegas Karel.

"Saya minta dia lebih jelas lagi. Sambil berjalan saya lihat, kalau memang tidak bisa, saya akan bicara lebih serius soal masa depannya," tegas Karel.

Karel juga memastikan dirinya tidak akan memberikan batasan waktu tertentu, namun evaluasi akan dilakukan secara mengalir.

Jika dalam enam bulan ke depan tidak ada perubahan komitmen, keputusan besar mungkin akan diambil oleh tim kepelatihan.

Kini bola panas ada di tangan Apriyani. Komitmen nyata serta konsistensi di lapangan akan menjadi penentu apakah sang juara olimpiade itu masih layak mengemban beban ekspektasi publik bulutangkis tanah air atau justru sebaliknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.