Bonus Miliaran Usai Berjaya di SEA Games, Ardana Cikal dan Vicky Tahumil Sudah Punya Rencana

AKURAT.CO, Torehan prestasi gemilang atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand tak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga berbuah manis bagi kesejahteraan para atlet.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyerahkan apresiasi secara simbolis di Istana Merdeka sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para patriot olahraga tersebut.
Dua peraih medali emas, Ardana Cikal Damarwulan (panjat tebing) dan Vicky Tahumil Junior (tinju), kini tengah bersiap mengelola bonus miliaran rupiah yang mereka terima dari pemerintah.
Baca Juga: Atlet Peraih Emas di SEA Games 2025 Dapat Bonus Rp1 Miliar dari Presiden Prabowo
Cikal berencana mengelola bonus tersebut menjadi investasi emas hingga membangun fasilitas panjat tebing di kota kelahirannya, Bandung. Atlet berusia 15 tahun itu mengaku sangat terbantu dengan adanya pembekalan literasi keuangan yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama BRI.
"Ini debut saya dan mendapatkan emas. Bonus akan saya investasikan ke emas, membantu orang tua, dan mengembangkan fasilitas panjat di daerah saya di Bandung. Papan panjat untuk saya dan teman-teman agar lebih maju lagi," kata Cikal usai mengikuti pembekalan literasi keuangan di Jakarta, Rabu (7/1) pekan lalu.
Menurut Cikal, edukasi mengenai pengelolaan uang sangat krusial bagi atlet agar bonus yang didapat tidak habis begitu saja. Kini, ia pun mulai mengalihkan fokusnya untuk menatap Climbing World Championships 2027.
Baca Juga: SEA Games: Setelah Emas di Bangkok, Vicky Tahumil Junior Bidik Olimpiade Los Angeles 2028
"Peningkatan teknik dan mental bertanding jadi aspek utama. Mungkin bisa fokus di lead atau boulder, bahkan keduanya untuk Kejuaraan Dunia 2027 nanti," tambahnya.
Senada dengan Cikal, petinju kelas 51 kilogram putra, Vicky Tahumil Junior, juga merasakan kebanggaan yang sama. Keberhasilannya membungkam wakil tuan rumah, Thitisan Panmot, di partai final berbuah bonus Rp1 miliar.
Meski belum menentukan jenis bisnis yang akan ditekuni, jebolan Seleknas Tinju Piala Menpora 2025 ini sudah berencana menggunakan uang tersebut sebagai modal usaha.
"Saat ini sedang pikir-pikir mau buat usaha apa. Terima kasih banyak kepada Pak Presiden dan Pak Menpora untuk bonusnya. Sehat selalu dan sukses selalu," kata petinju asal Sasana Sario Boxing Camp, Manado tersebut.
Vicky menekankan bahwa disiplin dan latihan keras selama enam bulan adalah kunci dirinya tidak gentar menghadapi intimidasi suporter tuan rumah. Kini, petinju asal Manado ini mulai memanaskan mesin untuk menyambut ajang yang lebih tinggi, yakni Asian Games dan Olimpiade.
Langkah Kemenpora menggandeng sektor perbankan untuk memberikan literasi keuangan diapresiasi positif oleh para atlet. Hal ini diharapkan mampu menjamin masa depan atlet pascapensiun dari dunia olahraga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









