Akurat

Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia, Indonesia Panen Medali di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025

Hervin Saputra | 7 Oktober 2025, 13:39 WIB
Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia, Indonesia Panen Medali di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025
 
 
AKURAT.CO, Lifter putra andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, kembali mengukir sejarah gemilang di panggung dunia.
 
Rizki Juniansyah sukses meraih dua medali emas dan satu perunggu pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi (IWF World Championship) 2025 yang digelar di Forde, Norwegia, Senin (6/10).
 
Atlet muda berusia 22 tahun itu tampil luar biasa di kelas 79 kilogram putra.
 
 
Rizki Juniansyah mencatat angkatan 204 kilogram pada clean & jerk yang bukan hanya mengantarnya meraih emas, tetapi juga memecahkan rekor dunia.
 
Selain itu, lifter peraih emas Olimpiade Paris 2024 tersebut juga mengamankan emas dari total angkatan dengan catatan 361 kilogram.
 
Serta perunggu di angkatan snatch setelah berhasil mengangkat 162 kilogram.
 
Sementara itu, rekan satu timnya, Rahmat Erwin Abdullah, yang turun di nomor yang sama, harus puas finis di peringkat keempat total angkatan.
 
Namun, ia tetap berhasil menyumbang satu medali perak dari angkatan clean & jerk dengan catatan 203 kilogram.
 
Tak hanya Rizki dan Rahmat, lifter senior Eko Yuli Irawan juga menunjukkan kiprah impresif di panggung dunia.
 
Lifter berpengalaman itu berhasil meraih medali perunggu di nomor snatch dengan catatan 137 kilogram di belakang Muhammed Furkan Ozbek (Turki, 145 kilogram ) dan Ivan Petkov Dimov (Bulgaria, 137 kilogram).
 
Sayangnya, Eko gagal menambah medali di clean & jerk setelah dua percobaannya di 166 kilogram dan 167 kilogram tidak berhasil. Ia menutup kejuaraan dengan total angkatan 300 kilogram, menempati posisi ketujuh dunia.
 
 
Dari nomor 65 kilogram putra, lifter muda Geovani Leonardo Adventino finis di peringkat sepuluh besar dengan total 295 kilogram (snatch 133 kilogram + clean & jerk 162 kilogram).
 
Di sektor putri, tiga lifter Indonesia juga menunjukkan performa solid walah belum mampu menambah medali.
 
Juliana Klarisa menempati posisi kesembilan dengan total angkatan 183 kilogram (snatch 80 kilogram + clean & jerk 103 kilogram).
 
Sementara Basilia Bamerop Ninggan berada di peringkat kesebelas.dengan 181 kilogram total angkatan.
 
Sedangkan Natasya Beteyob tampil paling menonjol, finis di posisi keenam dari 23 lifter di kelasnya dengan total angkatan 214 kilogram (snatch 93 kilogram + clean & jerk 121 kilogram).
 
Capaian para lifter ini menegaskan dominasi dan konsistensi tim angkat besi Indonesia di kancah internasional, sekaligus menjadi modal penting menuju siklus kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H