Akurat Logo

Sandiaga Uno Berdayakan Pemuda Desa, Wujudkan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Arief Rachman | 16 September 2023, 12:11 WIB
Sandiaga Uno Berdayakan Pemuda Desa, Wujudkan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, telah memimpin Pelatihan Branding dan Digital Marketing yang bertujuan untuk menjadi solusi penggerak bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, guna mencapai kemandirian desa.

Kegiatan berlangsung di Hetero Space, Solo, Jawa Tengah.

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan serta Ikatan Pemuda Desa Indonesia (IPDA) dan pihak Hetero Space, juga melibatkan paguyuban UMKM Solo yang memamerkan beragam produk kreatif terbaik, Menparekraf berkomitmen untuk membantu dalam hal branding dan pemasaran digital.

"Terima kasih teman-teman IPDA Mas Arifin dan jajarannya serta Hetero Space juga, ada paguyuban UMKM Solo yang pagi ini menampilkan produk-produk kreasi terbaik yang akan kita bantu dengan branding dan digital marketing," ungkap Sandiaga, Jumat (15/9/2023).

Baca Juga: Respons Kenaikan Harga Beras, Sandiaga Uno Gelar Bazar Sembako Murah Di Kota Padang

Sebuah insight yang penting diungkapkan oleh Sandiaga, yaitu promosi yang tepat bisa meningkatkan penjualan hingga 35 persen.

Hal ini bukan hanya tentang peningkatan penjualan, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berarti, sehingga dapat membantu mewujudkan target penciptaan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru pada tahun 2024. Ini adalah komitmen penuh dari pemerintah dalam mendukung perekonomian yang inklusif.

"Tadi kita melihat bagaimana ternyata promosi ini bisa meningkatkan penjualan mereka 35% dan bisa membuka peluang usaha sehingga bisa menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru di 2024. Itu komitmen kami dan secara totalitas kami ingin berkolaborasi dengan komunitas," kata Sandiaga.

Menparekraf juga menyoroti peran penting pemuda Desa sebagai agen perubahan. Lebih dari 4.700 Desa wisata saat ini menjadi fokus, dan tahun depan, akan ada 6.000 Desa Wisata yang akan mendapatkan perhatian khusus dan sinergi dengan rekan-rekan dari IPDA.

"Untuk Desa sendiri, karena pemuda Desa yang akan menjadi agen perubahan saya titipkan ada 4.700 Desa Wisata dan tahun depan akan kita lengkapi menjadi total 6.000 Desa Wisata yang akan kita sinergikan dengan teman-teman IPDA," ujarnya.

Baca Juga: Berdayakan Lansia Di Pancoran, Sandiaga Uno Gulirkan Program Juragan Lele Dan Lalap

Dari target menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada tahun 2024, sekitar 60 persen di antaranya berada di Jawa. Jawa Tengah, dengan destinasi super prioritas seperti Borobudur, memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja ini. Dengan hadirnya Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di wilayah Solo Raya, potensi ini semakin ditekankan.

"Dari 4,4 juta lapangan kerja di 2024 nanti total di Jawa sekitar 60 persen dari 4,4 juta dan di Jawa Tengah bisa menciptakan sekitar sepertiga dari total 60 persen lapangan kerja yang akan kita ciptakan. Jawa Tengah ada destinasi super prioritas, yaitu Borobudur dan kemarin kita sentuh dengan kehadiran Poltekpar di Solo Raya," kata Sandiaga.

Semua upaya ini adalah bagian dari visi untuk memberdayakan anak muda melalui ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Menparekraf menekankan bahwa UMKM harus berada di garis depan, bukan hanya sebagai penonton dalam perkembangan ekonomi.

Baca Juga: Demokrat Tak Minat Bangun Poros Keempat Bersama Sandiaga Uno

Kolaborasi menjadi kunci, dan Pemerintah bersedia untuk menjadi mitra dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian Indonesia menuju kebangkitan yang lebih besar.

"Kita harapkan dengan seluruh ekosistem pariwisata dan ekosistem pariwisata ekonomi kreatif yang bisa menciptakan enam kali lipat lebih banyak lapangan kerja dibanding sektor lain, anak-anak muda akan diberdayakan," ungkap Sandiaga.

"UMKM itu harus jadi pemain, bukan penonton kita harus ciptakan lapangan kerja dan kita harus kolaborasi," tutup Sandiaga.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.