4 Mitos Menjelang Magrib, Dipercaya Masyarakat Indonesia

AKURAT.CO Indonesia menjadi salah satu negara yang sebagian besar masyarakatnya masih percaya dengan mitos. Salah satunya adalah mitos menjelang magrib yang dipercaya cukup menyeramkan.
Setiap daerah pastinya memiliki mitos atau suatu kepercayaan tersendiri yang dianggap warisan dari para leluhur. Dari sekian banyaknya mitos yang tersebar, ternyata mitos menjelang maghrib sangat dikenal akrab masyarakat karena selalu turun menurun.
Menurut nenek moyang zaman dahulu, waktu menjelang maghrib merupakan waktu yang tidak baik bagi seseorang untuk melakukan aktivitas di luar rumah. Oleh sebab itu, banyak anank-anak yang dilarang bermain hingga maghrib.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (19/9/2023), berikut ini penjelasan lengkap mengenai mitos menjelang magrib yang sangat dipercaya masyarakat hingga saat ini.
Baca Juga: Main TikTok Menjelang Magrib, Cewek Ini Tak Sengaja Rekam Penampakan
1. Dilarang tidur menjelang magrib
Nenek moyang dahulu memang percaya tentang tidur yang tidak disarankan pada waktu magrib. Menurut mereka, seseorang yang tidur hingga waktu magrib akan terkena sial.
Percaya atau tidak, tidur menjelang maghrib menyebabkan akan terjadi sesuatu yang buruh bagi tubuh. Meskipun terdengar menyeramkan, namun nyatanya dalam hal medis juga pernah dijelaskan.
Menurut medis, tidur menjelang waktu magrib memang berbahaya bagi kesehatan fisik dan psikologi tubuh. Tidur di waktu tersebut dapat membuat perbedaan persepsi kondisi di alam mimpi dan dunia nyata, sehingga menyebabkan kebingungan saat terbangun.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Jadi Model Tayangan Azan Magrib, Gerindra Percaya Bawaslu Dan KPI
2. Dilarang menyapu lantai
Mitos menjelang magrib berikutnya lebih sering ditujukan untuk remaja perempuan yang dilarang menyapu lantai. Pasalnya, menyapu lantai saat magrib akan membawa kesialan dan seret mendapatkan rezeki.
Ada juga yang mengatakan bahwa menyapu waktu magrib hingga malam hari dapat dengan membuang rezeki. Tak hanya itu, karena beberapa mitos lain disangkutkan dengan makhluk halus yang menempel pada perempuan.
Karena menyapu di malam hari bisa mengganggu aktivitas makhluk halus. Sehingga mereka akan mengikuti manusia tersebut.
Baca Juga: Mustajab, Ini Doa Khusus Setelah Azan Magrib dan Azan Subuh
3. Dilarang aktivitas di luar rumah
Mitos atau tidaknya cerita ini, namun hingga sekarang masyarakat masih melarang anak-anaknya untuk tidak pergi ke luar rumah di waktu magrib. Karena waktu maghrib bukanlah waktu yang baik untuk manusia beraktivitas.
Mereka percayalah waktu magrib adalah waktu makhlus halus mulai keluar dan beraktivitas. Jadi, anak-anak yang main di waktu maghrib katanya akan diculik kalong wewe, salah satu nama makhlus halus di Indonesia.
Meskipun hanya mitos, namun masyarakat banyak yang percaya dan menerapkan aturan tersebut kepada anak-anaknya agar tetap aman.
4. Menutup pintu dan jendela
Mitos menjelang magrib berikutnya yaitu menyarankan masyarakat untuk segera menutup pintu dan jendela di rumah. Bukan tanpa alasan, ajakan tersebut berarti dilakukan untuk mencegah makhluk halus dan sejenisnya agar tak memasuki rumah.
Tak heran, karena saat waktu tersebut tiba dianggap waktunya para mahkluk halus mencari tempat berlindung di rumah manusia. Padahal, selain makhluk halus juga bisa untuk menghindari beberapa hewan malam yang berbahaya memasuki rumah.
Itulah penjelasan lengkap tentang mitos menjelang magrib yang masih dipercayai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Percaya atau tidak, namun tak ada salahnya untuk berdian diri di dalam rumah saat waktu maghrib tiba.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










