Akurat

Apakah WiFi Bisa Mendeteksi Apa yang Kita Buka di Google Chrome atau Aplikasi Lain? Inilah Penjelasan Ilmiah yang Akurat

Rahman Sugidiyanto | 4 April 2025, 21:50 WIB
Apakah WiFi Bisa Mendeteksi Apa yang Kita Buka di Google Chrome atau Aplikasi Lain? Inilah Penjelasan Ilmiah yang Akurat

AKURAT.CO Pertanyaan mengenai apakah WiFi dapat mendeteksi aktivitas pengguna, seperti situs yang dibuka di Google Chrome atau aplikasi lain, sering menjadi kekhawatiran bagi banyak orang.

Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang menggunakan jaringan WiFi publik atau milik orang lain.

Artikel ini akan menjelaskan secara ilmiah bagaimana WiFi bekerja dalam mendeteksi aktivitas pengguna, apa saja yang bisa diketahui oleh pemilik jaringan, serta langkah-langkah untuk melindungi privasi.

Baca Juga: 7 Ramuan Herbal Ampuh Obati Penyakit Tenggorokan Secara Alami

Bagaimana WiFi Mendeteksi Aktivitas Pengguna?

Secara teknis, router WiFi memiliki kemampuan untuk mencatat log aktivitas perangkat yang terhubung ke jaringannya.

Data yang dapat direkam meliputi:

  • Situs Web dan URL: Pemilik router dapat melihat daftar situs web yang dikunjungi lengkap dengan URL-nya.

  • Durasi Koneksi: Informasi tentang berapa lama perangkat terhubung ke jaringan dan waktu akses juga dapat diketahui.

  • Riwayat Aplikasi: Beberapa aplikasi yang tidak dienkripsi dapat memberikan data aktivitas kepada router, termasuk pesan instan atau percakapan melalui aplikasi tertentu.

Selain itu, dengan alat seperti Wireshark, administrator jaringan dapat menangkap dan menganalisis paket data yang berjalan di jaringan.

Alat ini memungkinkan pemantauan lalu lintas data secara real-time, termasuk informasi tentang perangkat dan aktivitasnya.

Potensi Risiko Keamanan

Data yang dikumpulkan oleh router atau alat analisis jaringan dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk serangan siber seperti phishing atau ransomware.

Bahkan dalam beberapa kasus, sinyal WiFi dapat dimanfaatkan oleh pihak luar untuk mendeteksi keberadaan manusia di suatu ruangan melalui teknik silent surveillance attack.

Hal ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap privasi tidak hanya terbatas pada data digital, tetapi juga mencakup aspek fisik.

Cara Melindungi Privasi

Untuk melindungi privasi saat menggunakan jaringan WiFi, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Gunakan VPN (Virtual Private Network): VPN mengenkripsi lalu lintas internet sehingga aktivitas online tidak terlihat oleh administrator jaringan.

  • Aktifkan HTTPS: Pastikan situs web yang dikunjungi menggunakan protokol HTTPS untuk mengenkripsi data.

  • Hindari Aplikasi Tanpa Enkripsi: Gunakan aplikasi yang memiliki fitur enkripsi end-to-end untuk komunikasi.

  • Monitor Jaringan Sendiri: Jika Anda adalah pemilik WiFi, gunakan alat seperti OpenDNS atau aplikasi Fing untuk memantau aktivitas jaringan secara aman.

 

Secara teknis, WiFi memang bisa mendeteksi apa yang kita buka di Google Chrome atau aplikasi lain jika perangkat terhubung ke jaringannya.

Pemilik router memiliki akses ke log aktivitas pengguna, termasuk situs web yang dikunjungi dan riwayat aplikasi tertentu.

Namun, ada cara-cara efektif untuk melindungi privasi Anda, seperti menggunakan VPN dan memastikan komunikasi terenkripsi.

Dengan memahami mekanisme kerja WiFi dan potensi risikonya, pengguna dapat lebih bijak dalam menjaga keamanan data pribadi mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.