Akurat

Tasya Farasya Hanya Tuntut Nafkah Rp100 dari Ahmad Assegaf: Simbolis, Bukan Soal Uang

Ratu Tiara | 12 November 2025, 23:03 WIB
Tasya Farasya Hanya Tuntut Nafkah Rp100 dari Ahmad Assegaf: Simbolis, Bukan Soal Uang

AKURAT.CO, Dalam proses perceraiannya dengan Ahmad Assegaf, beauty vlogger ternama Tasya Farasya kembali menunjukkan sikap tegar dan mandiri.

Tasya disebut tidak menuntut nafkah dalam jumlah besar, bahkan hanya meminta nafkah simbolis sebesar Rp100 dari mantan suaminya.

Baca Juga: Tasya Farasya Mulai Pikirkan Proses Hukum Suami Atas Dugaan Penggelapan Uang

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo, usai sidang di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (12/11/2025). Menurutnya, permintaan nafkah tersebut bukan karena kebutuhan materi, melainkan bentuk simbol tanggung jawab dari pihak suami.

“Enggak, enggak. Jadi gini, kalau untuk nafkah itu kemarin kita minta simbolis, ya, itu aja,” ujar Sangun.

“Jadi nanti apakah akan dipenuhi atau enggak oleh tergugat, ya kembali ke dia,” lanjutnya.

Sangun menegaskan, Tasya merupakan sosok perempuan mandiri yang tidak bergantung secara finansial pada mantan suaminya.

“Sebagaimana pernah kami sampaikan, Tasya sendiri enggak butuh. Dari awal memang dia enggak berharap soal nafkah atau apa pun,” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, M. Fattah Riphat, menjelaskan bahwa nominal Rp100 itu dipilih sebagai simbol tanggung jawab moral, bukan nilai ekonomi.

Baca Juga: Resmi Cerai, Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Jalani Hak Asuh Anak Bersama

Ia menyebut, selama pernikahan, Tasya merasa tidak pernah menerima nafkah dari Ahmad, baik lahir maupun batin.

“Dalam gugatan kami, kami mengajukan nafkah senilai Rp100 karena selama ini Ibu Tasya merasa tidak ada nafkah selama menikah,” jelas Fattah.

“Jadi lebih baik kami ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anaknya saja senilai Rp100,” tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R