Apes! Baim Wong Jadi Korban Penipuan Chat WhatsApp Dengan Modus Phising Malware, Rekening Bank Dibobol

AKURAT.CO Kabar kurang menyenangkan datang dari artis Tanah Air, Baim Wong, pasalnya baru-baru ini ia mengungkapkan menjadi korban penipuan yang menggunakan modus malware melalui WhatsApp.
Hal ini disampaikan langsung Oleh Baim Wong dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya pribadinya pada, Selasa (31/10/2023).
Minggu lalu, Baim Wong menerima pesan di WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Pengirim pesan tersebut berpura-pura sebagai seorang kurir paket dan mengirimkan foto yang menyerupai paket yang sedang ditunggu oleh Baim.
Sebagai seseorang yang sering bertransaksi secara online, Baim mengklik file tersebut tanpa banyak mempertimbangkan.
Baca Juga: Kejutan Di Jantung Kota Depok: Vasanta Group Kolaborasi Bareng Baim Wong
Akan tetapi, setelah mengklik file tersebut, Baim hanya melihat tampilan loading untuk beberapa saat, dan saat itulah dia mulai merasa mencurigai kejadian tersebut.
“Nah saya itu enggak ngeh, main klik aja karena saya memastikan paket saya dan anehnya yang muncul adalah tampilan loading beberapa saat. Saya itu agak curiga sebenarnya,” kata @Baimwong dalam unggahan video diakun instagrama pribadinya, Selasa (31/10/23/2023).
Tidak memiliki cukup waktu untuk memikirkan kecurigaannya, Baim mengabaikan perasaan tersebut. Beberapa hari kemudian, Baim menerima notifikasi transfer bank yang tampak mencurigakan.
“Tapi setelah berlalu-lalu, berhari-hari akhirnya kemarin saya dikagetkan dengan beberapa notifikasi transfer bank yang saya terima. Sejumlah uang telah ditransfer dari salah satu rekening saya ke rekening lain yang tidak saya kenal dan di situ saya langsung menghubungi pihak bank dan memutuskan untuk memblokir rekening saya,” ujar Baim.
Setelah melakukan pencarian di internet, Baim semakin yakin bahwa dia telah menjadi korban modus penipuan yang umumnya terjadi melalui WhatsApp.
Modus penipuan ini melibatkan pengiriman malware melalui pesan dengan berkas yang diklaim sebagai pengiriman paket atau tawaran promosi.
Ada juga kasus di mana pelaku penipuan berpura-pura sebagai instansi pemerintah dengan mengirim berkas surat tilang elektronik, yang pada kenyataannya adalah malware berbahaya.
Karena kejadian itu, Baim Wong langsung mengambil tindakan untuk mengamankan keuangan dengan memblokir seluruh akun banknya dan mengganti kata sandi untuk semua aplikasi keuangan di ponselnya.
“Saya periksa kembali satu persatu aplikasi layanan keuangan yang ada di handphone, dan saya mengganti semua password. Oke sekarang buat para bosque di rumah, teman-teman juga jangan sampai musibah yang menimpa saya termasuk sejumlah kerugian finansial. Berapa pun uangnya, kerugiannya, terjadi pula pada teman teman saya,” harapnya
Baim Wong bahkan mengungkapkan bahwa dia telah berkonsultasi dengan pihak berwenang di Bareskrim mengenai kasus phising ini.
Menurut pengakuannya, pihak Bareskrim mengonfirmasi bahwa modus phising ini memang sedang marak terjadi, dan telah banyak korban yang mengalami hal serupa.
“Kemarin saya juga sudah konsultasi ke teman di Bareskrim. Dia membenarkan memang sekarang marak sekali terjadi penipuan lewat WhatsApp,” tambah Baim Wong.
Kerugian finansial yang timbul dari kasus phising semacam ini juga tidaklah kecil. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk tetap waspada saat beraktivitas di dunia internet.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










