Mengidap Penyakit Langka, Adik Ungkap Kondisi Terkini Celine Dion

AKURAT.CO, Claudette Dion, adik perempuan dari Celine Dion, membagikan kabar terbaru mengenai kesehatan sang pelantun The Power Of Love. Celine Dion, kata sang adik, masih berjuang melawan penyakit Stiff Person Syndrome atau Sindrom Orang Kaku.
Pada tahun lalu, Celine Dion dengan berat hati mengumumkan penundaan tur konsernya yang rencananya akan terselenggara pada 2023 hingga 2024 mendatang karena terdiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome, suatu kondisi neurologis autoimun sangat langka yang memengaruhi satu dari sejuta orang.
Kini, Claudette menjelaskan mengenai kondisi Celine dalam wawancara terbaru dengan Hello! Canada, beberapa waktu lalu.
Claudette memuji sang kakak sebagai wanita kuat karena terus berjuang agar kondisi lebih baik dan melakukan segalanya tanpa mengeluh.
Baca Juga: Mengidap Stiff-Person Syndrome, Celine Dion Batalkan Tur Dunia
"Ini (Stiff Person Syndrome) adalah penyakit yang hanya sedikit orang tahu," kata Claudette.
"Pasien bisa mengalami kejang-kejang tanpa bisa dikendalikan. Kamu tahu rasanya kalau terbangun tengah malam karena kaki atau betis kram? Ya agak seperti itu, tetapi terjadi di semua otot. Tidak banyak yang bisa kami lakukan untuk meringankan rasa sakitnya," menjelaskan kondisi Celine.
Penyakit tersebut, kata Claudette, juga bisa memengaruhi kesehatan jiwa, tetapi Celine terus bertarung agar lebih baik.
"Dia melakukan segalanya untuk pulih. Dia wanita yang kuat," pujinya.
Claudette yang juga seorang penyanyi menambahkan bahwa baik keluarga maupun sahabat berharap para peneliti dapat menemukan obat untuk penyakit mengerikan tersebut.
Pada bulan Desember 2023 lalu, Celine sempat mengunggah video di akun Instagram. Dia menjelaskan mengenai penyakit Stiff Person Syndrome dan efek mengerikan yang terjadi dalam tubuhnya.
"Kejang ini mempengaruhi setiap aspek kehidupan saya, terkadang menyebabkan kesulitan saat berjalan dan tidak memungkinkan saya menggunakan pita suara untuk bernyanyi seperti biasanya," jelas Dion sambil meneteskan air mata.
"Saya memiliki tim dokter hebat yang bekerja bersama saya untuk membantu saya menjadi lebih baik, dan anak-anak saya yang berharga yang mendukung dan memberi saya harapan. Saya bekerja keras dengan terapis kedokteran olahraga saya setiap hari untuk membangun kembali kekuatan dan kemampuan saya untuk tampil lagi, tetapi harus saya akui ini adalah perjuangan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









