Akurat

Zulhas Tinjau SPPG Wonosobo, Pastikan Mutu Program MBG Terjaga

Hefriday | 11 Januari 2026, 15:30 WIB
Zulhas Tinjau SPPG Wonosobo, Pastikan Mutu Program MBG Terjaga

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, guna memastikan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar.

Peninjauan ini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap aspek standar gizi, keamanan pangan, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat, terutama bagi siswa sekolah serta ibu hamil dan ibu menyusui.

Program MBG sendiri merupakan salah satu kebijakan strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: MBG Jadi Motor Serapan Anggaran Kuartal I 2026

Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap isu gizi, kesehatan anak, dan ketahanan pangan, keberadaan SPPG menjadi krusial sebagai pusat kendali kualitas pelaksanaan MBG di daerah.

Peninjauan Menko Pangan difokuskan pada kesiapan operasional SPPG Kalikajar sebagai dapur layanan MBG. Aspek yang dicek meliputi proses produksi makanan, sistem distribusi, serta pemenuhan standar higiene, sanitasi, dan kehalalan pangan.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas dan keamanannya.

Baca Juga: Efek MBG, Siswa Boedoet Jadi Lebih Semangat Datang ke Sekolah

“Program ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi memastikan gizi, keamanan, dan ketepatan sasaran benar-benar terjaga di lapangan,” ujar Zulhas dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

SPPG Kalikajar Layani Ribuan Penerima Manfaat

SPPG Kalikajar telah beroperasi sejak 13 Oktober 2025 dan saat ini melayani 2.222 penerima manfaat di wilayah sekitar. Penerima manfaat tersebut terdiri atas siswa sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pada hari kunjungan, dapur MBG ini menyalurkan makanan bergizi kepada 1.584 siswa serta 133 ibu hamil dan ibu menyusui. Menu yang disajikan disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok, sebagai bagian dari pendekatan berbasis nutrisi.

Menurut Zulhas, SPPG memiliki peran strategis sebagai titik kendali kualitas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“SPPG harus menjadi titik kendali kualitas, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, sampai makanan diterima oleh penerima manfaat,” tegasnya.

Dari sisi kelayakan operasional, SPPG Kalikajar telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi serta sertifikat halal, yang menjadi prasyarat utama dapur layanan MBG.

Evaluasi Rutin untuk Jaga Konsistensi Program

Menko Pangan menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi rutin di tingkat SPPG agar kualitas program tetap terjaga. Evaluasi ini dilakukan sesuai amanat Keputusan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2025.

“Evaluasi terus dilakukan agar tidak ada penurunan kualitas, baik dari sisi gizi, keamanan pangan, maupun distribusi,” kata Zulhas.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan konsisten dan berkelanjutan di seluruh daerah.

Selain meninjau dapur SPPG, Zulkifli Hasan juga mengunjungi SD Negeri 2 Simbang, Kabupaten Wonosobo, untuk melihat langsung proses penyaluran MBG kepada siswa penerima manfaat.

Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan manfaat program benar-benar dirasakan langsung oleh anak-anak sekolah sebagai kelompok sasaran utama.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi