Pelita Air Berpeluang Bergabung ke Garuda, Pertamina Lakukan Kajian

AKURAT.CO Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri buka suara terkait rencana penggabungan Pelita Air ke Garuda Indonesia.
Simon mengatakan bahwa rencana pengabungan ini masih terus dikaji oleh pihaknya. Bahkan, Simon menyebut sudah melalukan pertemuan dan rapat dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
“Untuk yang lain, kita semua kajian dan meeting dengan danantara, dengan pihak-pihak yang terkait sudah sambil berjalan juga semua,” kata Simon di Sarinah dikutip, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Rencana Pelita Air Gabung Garuda, MTI dan Pengamat Beri Catatan Penting Soal Eksekusi
Tidak hanya soal Pelita Air, Simon menuturkan bahwa pembicaraan dengan Danantara juga membahas spin off beberapa bisnis Pertamina seperti bisnis asuransi jiwa.
Dirinya pun menargetkan seluruh rencana penggabungan beberapa anak usaha dan bisnis Pertamina dapat rampung sebelum akhir tahun 2025.
“Jadi kalau memang bisa tergejar sebelum 2025 mungkin lebih cepat. Jadi sudah paralel semua sekarang,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) akan lebih memfokuskan bisnis inti pada sektor minyak, gas, serta energi terbarukan.
Baca Juga: Rencana Merger Pelita Air–Garuda Dinilai Tak Strategis
Seiring langkah itu, sejumlah unit usaha di luar core business akan dipersiapkan untuk spin off dan mungkin berada ke bawah koordinasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
“Dengan demikian untuk beberapa usaha, kami akan spin off dan mungkin akan di bawah koordinasi dari Danantara Akan kita gabungkan clustering dengan perusahaan-perusahaan sejenis,” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/9/2025).
Simon mengungkapkan salah satu sektor yang masuk ke dalam rencana konsolidasi tersebut adalah penerbangan. Pelita Air, maskapai milik Pertamina, disebut berpeluang digabungkan dengan Garuda Indonesia.
“Sebagai contoh untuk airline kami, kita sedang penjejakan awal untuk penggabungan dengan Garuda Indonesia,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








