LIGHTweight Challenge 2025 Dorong Gaya Hidup Sehat
Yosi Winosa | 8 Oktober 2025, 15:29 WIB

AKURAT.CO Tren gaya hidup sehat terus menjadi salah satu sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia.
Salah satu yang turut mendorong geliat ekonomi ini adalah pelaksanaan kompetisi LIGHTweight Challenge (LWC) 2025 yang digagas oleh LIGHThouse Clinic, pionir pusat pengendalian berat badan di Tanah Air.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang transformasi kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi gaya hidup (lifestyle economy) yang nilainya terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan tubuh dan keseimbangan mental.
Chief Marketing Officer LIGHT Group, Anna Yesito Wibowo, mengatakan pelaksanaan LIGHTweight Challenge 2025 menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan solusi terhadap masalah obesitas yang kini kian meluas.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang transformasi kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi gaya hidup (lifestyle economy) yang nilainya terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan tubuh dan keseimbangan mental.
Chief Marketing Officer LIGHT Group, Anna Yesito Wibowo, mengatakan pelaksanaan LIGHTweight Challenge 2025 menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan solusi terhadap masalah obesitas yang kini kian meluas.
“Melalui LWC, kami ingin hadir bukan hanya sebagai klinik, tapi sebagai mitra masyarakat dalam perjalanan menuju hidup sehat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Baca Juga: PPRO Hadirkan Fasilitas Padel di Grand Kamala Lagoon, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Modern
Menurut Anna, meningkatnya permintaan terhadap layanan pengendalian berat badan menunjukkan bahwa sektor ini telah menjadi peluang ekonomi baru. Klinik kesehatan, ahli gizi, hingga psikolog kini menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang tumbuh berkat meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.
Program LIGHTweight Challenge sendiri telah berlangsung sejak 2014 dan terbukti mencetak ribuan kisah sukses. Salah satunya adalah Febrina Elissa, yang berhasil menurunkan berat badan sebanyak 24,5 kilogram sejak mengikuti program ini pada 2016.
Menurut Anna, meningkatnya permintaan terhadap layanan pengendalian berat badan menunjukkan bahwa sektor ini telah menjadi peluang ekonomi baru. Klinik kesehatan, ahli gizi, hingga psikolog kini menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang tumbuh berkat meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.
Program LIGHTweight Challenge sendiri telah berlangsung sejak 2014 dan terbukti mencetak ribuan kisah sukses. Salah satunya adalah Febrina Elissa, yang berhasil menurunkan berat badan sebanyak 24,5 kilogram sejak mengikuti program ini pada 2016.
Hingga kini, ia masih mampu mempertahankan berat badannya secara konsisten. Cerita seperti Febrina menjadi testimoni penting dalam memperkuat reputasi bisnis LIGHThouse di industri kesehatan.
Selain dampak kesehatan, kegiatan seperti LWC 2025 juga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi kreatif dan jasa profesional. Dalam program berdurasi 12 minggu tersebut, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari dokter, ahli gizi, dan psikolog.
Selain dampak kesehatan, kegiatan seperti LWC 2025 juga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi kreatif dan jasa profesional. Dalam program berdurasi 12 minggu tersebut, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari dokter, ahli gizi, dan psikolog.
Kolaborasi lintas profesi ini membuka lapangan kerja baru di bidang kesehatan dan kebugaran, sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk makanan sehat, alat ukur tubuh, dan layanan digital pendukung gaya hidup sehat.
Kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi lokal di wilayah pelaksanaan, terutama di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Peserta yang mengikuti program tidak hanya berinvestasi dalam biaya program, tetapi juga dalam pengeluaran penunjang seperti transportasi, konsumsi sehat, dan aktivitas sosial selama kompetisi berlangsung.
Anna menjelaskan, metode LIGHTweight Program menekankan pendekatan personalisasi berbasis medis dan psikologis. Tidak ada metode ekstrem atau diet instan, melainkan strategi jangka panjang yang disesuaikan dengan tipe kepribadian dan kondisi medis masing-masing peserta.
Kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi lokal di wilayah pelaksanaan, terutama di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Peserta yang mengikuti program tidak hanya berinvestasi dalam biaya program, tetapi juga dalam pengeluaran penunjang seperti transportasi, konsumsi sehat, dan aktivitas sosial selama kompetisi berlangsung.
Anna menjelaskan, metode LIGHTweight Program menekankan pendekatan personalisasi berbasis medis dan psikologis. Tidak ada metode ekstrem atau diet instan, melainkan strategi jangka panjang yang disesuaikan dengan tipe kepribadian dan kondisi medis masing-masing peserta.
“Dengan pendekatan ini, kami ingin membangun ekosistem bisnis kesehatan yang berkelanjutan, bukan sekadar tren sesaat,” jelasnya.
Dari sisi lain, obesitas yang semakin meningkat juga menjadi tantangan ekonomi nasional. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa prevalensi obesitas di Indonesia naik hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.
Dari sisi lain, obesitas yang semakin meningkat juga menjadi tantangan ekonomi nasional. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa prevalensi obesitas di Indonesia naik hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.
Kondisi ini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada produktivitas tenaga kerja dan biaya kesehatan publik. Program seperti LWC berpotensi mengurangi beban ekonomi jangka panjang yang timbul akibat penyakit terkait obesitas.
Menariknya, tahun ini LIGHThouse Clinic juga meluncurkan kampanye kreatif bertajuk “FAT BUSTERS” dengan slogan “Ngurusin Kamu Urusan Kami”.
Menariknya, tahun ini LIGHThouse Clinic juga meluncurkan kampanye kreatif bertajuk “FAT BUSTERS” dengan slogan “Ngurusin Kamu Urusan Kami”.
Kampanye ini menjadi bagian dari strategi pemasaran yang tidak hanya menjual layanan kesehatan, tetapi juga membangun komunitas dan kesadaran publik melalui pendekatan positif dan edukatif.
Kampanye tersebut turut melibatkan musisi ArumtaLa, yang mengubah lagu populernya “Gagal Diet” menjadi jingle dengan pesan optimis bahwa menurunkan berat badan bisa dicapai dengan pendampingan yang tepat.
Kampanye tersebut turut melibatkan musisi ArumtaLa, yang mengubah lagu populernya “Gagal Diet” menjadi jingle dengan pesan optimis bahwa menurunkan berat badan bisa dicapai dengan pendampingan yang tepat.
Kolaborasi antara dunia musik dan kesehatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor kreatif dan kesehatan yang mendorong nilai tambah ekonomi.
Pendaftaran LIGHTweight Challenge 2025 akan dibuka mulai 10 Oktober hingga 7 November 2025 melalui laman resmi https://lighthouse-clinic.com/ lwc2025/.
Pendaftaran LIGHTweight Challenge 2025 akan dibuka mulai 10 Oktober hingga 7 November 2025 melalui laman resmi https://lighthouse-clinic.com/
Program ini terbuka bagi masyarakat berusia 25–45 tahun di wilayah Jadetabek yang ingin berkomitmen menjalani gaya hidup sehat.
Melalui ajang ini, LIGHThouse Clinic tidak hanya mendorong masyarakat untuk lebih sehat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar potensial dalam industri wellness economy yang tengah tumbuh cepat di kawasan Asia Tenggara.
“Industri gaya hidup sehat ini tidak hanya soal tubuh ideal, tetapi tentang keberlanjutan ekonomi kesehatan. Setiap individu yang bertransformasi menjadi lebih sehat, berarti turut memperkuat produktivitas bangsa,” tukas Anna.
Melalui ajang ini, LIGHThouse Clinic tidak hanya mendorong masyarakat untuk lebih sehat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar potensial dalam industri wellness economy yang tengah tumbuh cepat di kawasan Asia Tenggara.
“Industri gaya hidup sehat ini tidak hanya soal tubuh ideal, tetapi tentang keberlanjutan ekonomi kesehatan. Setiap individu yang bertransformasi menjadi lebih sehat, berarti turut memperkuat produktivitas bangsa,” tukas Anna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










