Kementerian ESDM Masih Siapkan Desain Proyek Pembangunan PLTS 100 GW

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan desain besar pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 80 hingga 100 gigawatt (GW).
Adapun, PLTS dengan kapasitas 100 GW ini akan terbagi di 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa selain desain, pihaknya juga tengah mengkaji nilai keekonomian PLTS. Maka dari itu, dirinya belum dapay memastikan kapan proyek tersebut akan mulai digarap.
“Kita lagi desain. Kalau sudah desainnya selesai, baru kita mulai umumkan start-nya. Sekarang kan kita cek dulu, apakah ekonomis atau tidak. Setelah itu kita akan dorong ya,” kata Bahlil saat ditemui di kawasan Senayan dikutip, Kamis (18/9/2025).
Bahlil mengatakan akan terdapat 1 PLTS di setiap desa di Indonesia dengan kapasitas sekitar 1–1,5 MW. Namun, Ketua Umum Partai Golkar ini tidak mengungkapkan bagaimana integrasi PLTS tersebut dengan Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga: MedcoEnergi Pasang 1.500 PLTS Atap di Blok Corridor, Kurangi Emisi 934 Ton CO₂e per Tahun
“Nanti dalam implementasinya itu akan dikelola. Apakah oleh PLN atau siapa itu soal lain. Kami di Kementerian ESDM main desain dan mengimplementasikan itu,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyusun rencana besar untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kapasitas PLTS sebesar 100 gigawatt (GW) dalam beberapa tahun ke depan.
“Sekarang adalah arahan Bapak Presiden Prabowo kita harus membangun listrik energi terbarukan dari tenaga matahari. Ke depan akan kita bangun kurang lebih sekitar 100 gigawatt (GW),” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Bahlil menyampaikan bahwa proyek PLTS ini akan difokuskan untuk melistriki desa-desa dan kampung-kampung di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses listrik dan mengurangi ketimpangan energi nasional.
“Dan ini akan mendorong untuk bagaimana ketersediaan listrik bagi koperasi merah putih,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








