MedcoEnergi Pasang 1.500 PLTS Atap di Blok Corridor, Kurangi Emisi 934 Ton CO₂e per Tahun

AKURAT.CO PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi), melalui anak usahanya Medco E&P Grissik Ltd memasang 1.500 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di wilayah kerja Blok Corridor.
Pemasangan panel surya ini diperkirakan mampu menurunkan emisi karbon hingga 934 ton CO₂e per tahun. Langkah ini mempertegas langkah nyata MedcoEnergi dalam mendukung transisi energi.
Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Ronald Gunawan mengatakan, proyek ini menjadi bukti bahwa energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan hulu migas.
“Ini bukan sekadar instalasi teknologi, tapi bagian dari langkah nyata untuk mendukung efisiensi operasi sekaligus mengurangi jejak karbon kami,” kata Ronald, Senin (8/9/2025).
medcoenergi
Baca Juga: MedcoEnergi Perpanjang Produksi Lapangan Minyak Bualuang hingga 2035
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang MedcoEnergi dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh rantai bisnis.
Perusahaan secara konsisten mendorong efisiensi energi, pengembangan energi rendah karbon, serta penurunan emisi gas rumah kaca. Baik melalui proyek tenaga surya, geotermal, maupun inisiatif pengurangan emisi lainnya di seluruh wilayah operasi.
Komitmen ini juga mencerminkan peran aktif MedcoEnergi sebagai pelaku industri energi nasional dalam mendukung target Net-Zero Emission pemerintah, sekaligus menjawab tantangan global menuju transisi energi yang adil dan berkelanjutan.
“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya proyek jangka pendek, tetapi komitmen jangka panjang. MedcoEnergi akan terus memperkuat peran sebagai perusahaan energi nasional yang tidak hanya andal secara operasional, tapi juga bertanggung jawab terhadap masa depan lingkungan dan generasi berikutnya,” tambah Ronald.
PLTS atap berkapasitas 885 KWp ini beroperasi di area Suban, Grissik, Dayung, dan Sumpal dan diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.124 MWh peak listrik bersih setiap tahun.
Selain menghemat konsumsi gas sebagai bahan bakar sebesar 18 MMscf per tahun, pengurangan emisi karbon yang setara dengan emisi yang dikeluarkan mobil yang menempuh perjalanan hingga 5,5 juta kilometer setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









