Akurat

Kementan Lepas Ekspor dan Gelar Business Matching di PADI 2025

Arief Rachman | 21 Juli 2025, 21:25 WIB
Kementan Lepas Ekspor dan Gelar Business Matching di PADI 2025

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dengan komitmen penuh terus mendukung ekspor dan mendorong regenerasi petani, salah satunya lewat Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS).

Salah satu upaya tertuang dalam acara Pelepasan Ekspor dan Business Matching pada kegiatan PADI 2025 di Agro Center Soropadan, Minggu (20/7/2025).

Pada kesempatan ini, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, resmi melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp1,335 miliar.

Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mendukung ekspor melalui fasilitas akses pasar, pelatihan, dan lainnya.

“Kita ingin menempatkan komoditas hortikultura, perkebunan, dan pertanian Indonesia menjadi juara dunia. Jawa Tengah selain tanahnya subur, rakyatnya telaten dan rajin. Tinggal kita pemerintah memfasilitasi pelatihan, akses pasar, dan fasilitas lainnya,” kata Wamentan Sudaryono dalam kegiatan PADI yang dilaksanakan di Agro Center Soropadan, Temanggung, Jawa Tengah.

Wamentan Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar juga mengapresiasi kerja keras, jejaring, inovasi, dan upaya petani milenial Jawa Tengah yang telah melakukan ekspor.

Tercatat ekspor pada PADI senilai total Rp1,335 miliar yang terdiri dari ekspor 70 ton ubi madu senilai Rp840 juta, ekspor 1,5 ton gula semut ke Malaysia senilai Rp375 juta, dan ekspor 1 ton sayuran organik ke Singapura dengan nilai Rp120 juta.

Baca Juga: Apakah Banyak Konsumsi Protein untuk Bentuk Otot Berbahaya? Ini Kata Ahli

Mas Dar menekankan bahwa pemerintah akan terus memfasilitasi program pelatihan dan pemberdayaan petani milenial untuk dapat mengangkat komoditas pertanian ke kancah global.

Sebab, ekspor pertanian bukan hanya soal pengiriman produk, tetapi juga peningkatan nilai tambah devisa dan kesejahteraan petani.

Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) merupakan agenda strategis tahunan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Petani Milenial Jawa Tengah.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengungkapkan bahwa PADI 2025 dirangkaikan dengan agenda nasional yang diinisiasi oleh Program YESS yaitu pelepasan ekspor komoditas pertanian dan business matching.

“Forum ini menjadi platform kolaboratif bagi aktor muda pertanian untuk mempertemukan inovasi, teknologi, pasar, dan kebijakan dalam satu panggung. BPPSDMP kembali memfasilitasi pelepasan ekspor untuk ketiga kalinya pada tahun 2025, sebuah bukti nyata bahwa ekspor pertanian milik semua, bukan hanya konglomerat besar,” ungkapnya.

Salah satu bukti nyata keberhasilan Program YESS dalam mencetak petani muda yang tangguh dan kompetitif di pasar global adalah capaian ekspor sejumlah komoditas unggulan oleh petani milenial.

Dari total nilai ekspor yang berhasil dicapai tahun ini mencapai Rp1,335 miliar, salah satunya adalah Rayndra Syahdan Mahmudin, Young Ambassador Agriculture sekaligus Ketua Duta Petani Milenial/Andalan, yang sukses mengekspor gula semut ke Malaysia sebanyak 1,5 ton dengan nilai transaksi sebesar Rp375 juta.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) sekaligus Direktur Program YESS, Muhammad Amin, juga menegaskan pentingnya momentum ini.

Baca Juga: Indonesia vs Malaysia: Belum Ada Gol di Babak I, Garuda Masih Imbang Lawan Harimau Malaya

“Business matching seperti ini memberikan peluang besar bagi petani muda untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada buyers. Ini adalah langkah awal yang penting untuk membangun kerja sama jangka panjang dan membuka potensi pasar global yang lebih luas,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Program YESS turut menghadirkan Young Ambassador Agriculture (YAA) untuk memberikan inspirasi dalam sesi talkshow “Sukses Menjadi Petani Milenial di Era Digital” sebagai upaya mendorong minat dan semangat generasi muda di sektor pertanian.

Kehadiran YAA turut menyemarakkan acara ini melalui partisipasi dalam diskusi interaktif serta pameran, yang menampilkan gagasan dan karya mereka di sektor pertanian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.