Akurat

Bantuan Pangan Tahap III Kementan-Bapanas Tiba di Aceh, 220 Ton Logistik Mendarat

Yosi Winosa | 26 Desember 2025, 15:23 WIB
Bantuan Pangan Tahap III Kementan-Bapanas Tiba di Aceh, 220 Ton Logistik Mendarat

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatera. 

Pada tahap ketiga program Kementan Peduli, sebanyak 220 ton bantuan tiba di Aceh menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Makassar. Bantuan tersebut sandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe, Aceh, pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. 
 
Pengiriman logistik ini menjadi bagian dari respons pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat segera terpenuhi.
 
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Letnan Jenderal TNI (Purn), Irham Waroihan mengatakan, penyaluran tahap ketiga dilakukan setelah sebelumnya sekitar 100 ton bantuan lebih dulu diturunkan di Padang, Sumatera Barat. Bantuan tahap ini akan dibagi untuk wilayah Aceh dan Medan, Sumatera Utara.
 
 
“Bantuan Kementan dan Bapanas peduli tahap tiga dengan total muatan sekitar 220 ton yang akan dibagi untuk Aceh dan Medan,” ujar Irham dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (26/12/2025). 
 
Dirinya menjelaskan, bantuan kemanusiaan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Jenis bantuan yang dikirim meliputi bahan makanan, sembako, serta pakaian baru untuk menunjang kebutuhan dasar warga di lokasi bencana.
 
Secara keseluruhan, nilai bantuan yang telah disalurkan Kementan dan Bapanas sejak tahap pertama hingga tahap ketiga mencapai sekitar Rp44–45 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari solidaritas internal pegawai Kementerian Pertanian serta dukungan mitra strategis.
 
Irham menegaskan, mekanisme distribusi bantuan sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah provinsi masing-masing daerah. Langkah ini dilakukan agar penyaluran logistik dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. “Untuk sistem penyaluran, kami serahkan ke provinsi,” katanya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Irham juga menyampaikan salam hormat dan duka mendalam dari Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir. 
 
Dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. “Beliau juga berharap agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan benar-benar sampai. Ini amanah dari kita semua untuk rakyat Aceh,” ujar Irham.
 
Terkait kemungkinan adanya bantuan lanjutan, Irham menyebut pemerintah masih melakukan evaluasi kebutuhan di lapangan. Penyaluran tahap berikutnya akan mempertimbangkan kondisi infrastruktur serta jalur distribusi yang paling memungkinkan, baik melalui laut maupun darat.
 
Dirinya menambahkan, seiring mulai pulihnya akses jalan nasional, opsi distribusi bantuan akan disesuaikan agar proses penyaluran berjalan efektif dan cepat. Pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada hambatan berarti dalam pendistribusian logistik kemanusiaan.
 
Sebelumnya, Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional telah menyalurkan bantuan melalui program Kementan Peduli dalam tiga tahap. Pengiriman tahap pertama menggunakan KRI Banda Aceh 593, tahap kedua melalui KRI Surabaya 936, dan tahap ketiga memakai KRI Makassar 590.
 
Seluruh bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, yang telah disesuaikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah setempat.
 
Menteri Pertanian/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman sebelumnya menegaskan bahwa setiap bantuan dikawal secara ketat sejak proses pemuatan di dermaga hingga diterima di daerah tujuan. 
 
Setiap pengiriman juga disertai mekanisme serah terima resmi kepada pihak berwenang sebelum disalurkan ke titik-titik terdampak.
 
“Semua bantuan kami kawal, dari dermaga hingga diterima di daerah dan disalurkan ke masyarakat. Ini tanggung jawab moral kami, karena bantuan ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang menitipkan amanahnya,” kata Amran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa