AKURAT.CO Komisi XII DPR RI menegaskan pentingnya swasembada energi sebagai pendorong daya saing industri nasional dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian mengungkapkan, dengan meningkatnya swasembada energi, maka industri-industri lokal memerlukan energi seperti gas itu bisa berkembang karena beban energi akan lebih murah, lebih kompetitif.
"Kalau beban energi lebih kompetitif, harga yang diproduksi oleh industri kita itu akan lebih kompetitif, jadi bisa bersaing di global dan juga bersaing di domestik," jelas Ramson, dikutip Sabtu (19/7/2025).
Baca Juga: Bahas Amandemen UU Ketenagalistrikan, Komisi XII Singgung Hak Akses Masyarakat
Ia juga menambahkan bahwa tercapainya swasembada energi akan memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan daya beli masyarakat.
"Kalau industri berkembang, ini akan menambah lapangan pekerjaan. Kalau menambah lapangan pekerjaan akan bagus untuk masyarakat, akan meningkatkan konsumsi masyarakat, akan mendorong pertumbuhan ekonomi," tutur Ramson.
"Jadi di satu sisi juga akan mempermurah energi kepada masyarakat secara luas. Jadi bukan hanya industri, juga masyarakat secara luas," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ramson juga embali menekankan pentingnya percepatan revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) agar mampu menjawab tantangan praktis di sektor energi nasional.
Baca Juga: Komisi XII Bakal Panggil Perusahaan Batu Bara Abai Reklamasi
Diakuinya, upaya merevisi UU Migas telah gagal dilakukan dalam beberapa periode DPR sebelumnya. Oleh sebab itu dirinya menegaskan perlunya langkah konkret dan sinergi antarlembaga pemerintah agar revisi ke depan tidak sekadar menjadi retorika politik.
"Untuk periode ini, saya mengharapkan agar pemerintah yang mengajukan usul kepada DPR RI dengan mensinergikan semua kekuatan dan institusi yang ada," ucap Ramson.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata
- 10Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat










