Akurat

Mendag Dorong Kampus Cetak Wirausahawan Muda

Hefriday | 25 Mei 2025, 07:10 WIB
Mendag Dorong Kampus Cetak Wirausahawan Muda

AKURAT.CO Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang perdagangan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri perayaan Dies Natalis ke-43 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Wiwaha di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (24/5/2025).

Dalam sambutannya, Mendag menyampaikan bahwa kolaborasi ini diperlukan guna melahirkan lebih banyak wirausahawan muda sebagai upaya mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, semakin tinggi rasio kewirausahaan nasional, maka peluang tercapainya transformasi ekonomi Indonesia akan semakin besar.

“Kementerian Perdagangan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja sama dengan perguruan tinggi dalam mengembangkan wirausaha. Kami ingin mencetak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dipimpin oleh generasi muda, terutama lulusan perguruan tinggi,” ujar Mendag Budi Santoso.

Baca Juga: Mendag Lepas Ekspor Sarung Tangan Buatan Sleman Senilai Rp1,97 Miliar

Dalam acara yang mengangkat tema “Perkembangan dan Masa Depan Perdagangan Indonesia”, Mendag hadir bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi.

Ketiganya menegaskan komitmen Kemendag untuk terus mendorong ekosistem kewirausahaan nasional. Kemendag menargetkan rasio kewirausahaan Indonesia dapat mencapai 4% dari total angkatan kerja.

Untuk itu, tiga program prioritas terus dikembangkan, yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, serta program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.

Melalui program UMKM BISA Ekspor, Kemendag ingin memberikan pelatihan kepada generasi muda agar mampu menjadi eksportir baru.

“Saya mengajak para wisudawan untuk bergabung dalam program ini. Pelatihan dilakukan secara daring, sehingga mudah diakses dan tidak terbatas lokasi,” ujar Mendag.

Busan juga menyoroti kondisi ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2025 yang tumbuh 4,87% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, kontribusi ekspor barang dan jasa, yang tumbuh 6,78%, menjadi faktor utama dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Neraca perdagangan Indonesia pada Januari hingga Maret 2025 mencatatkan surplus sebesar USD4,33 miliar.

Kinerja ekspor yang solid menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi ketidakpastian global dan tensi perdagangan antarnegara.

Ajakan Mendag untuk menjadi wirausahawan muda mendapat respons positif dari mahasiswa. Salah satunya, wisudawan Jurusan Manajemen STIE Widya Wiwaha, Rizky Nur Fajar, menyambut baik inisiatif tersebut.

Ia berharap Kemendag terus memperluas akses pelatihan dan pembinaan kewirausahaan bagi lulusan baru.

Mendag turut memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan agar tidak berhenti pada pencapaian akademik.

“Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Jadilah generasi pembuka lapangan kerja dan wirausahawan yang berorientasi pada bisnis masa depan,” tukas Mendag.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa