DPR Desak Pemerintah Stabilkan Harga Minyak Goreng Subsidi Jelang Ramadhan

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendesak pemerintah melalui Satgas Pangan untuk segera mengatasi ketidakstabilan harga minyak goreng bersubsidi.
Saat ini, harga MinyaKita di pasaran masih dijual lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.
“Minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok yang paling dicari saat bulan puasa. Kami berharap harga minyak goreng subsidi yang belum sesuai di pasaran bisa segera diatasi,” ujar Cucun dalam keterangannya, Jumat (28/5/2025).
Ia meminta Satgas Pangan untuk terus memantau harga dan ketersediaan pangan di pasaran, serta mengantisipasi praktik penimbunan yang dapat menyebabkan lonjakan harga.
“Kalau pasokan berkurang, harga pangan pasti melonjak. Kondisi seperti ini harus dihindari karena akan merugikan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Kapan THR PNS dan PPPK 2025 Cair? Berikut Jadwal dan Jumlahnya
Cucun juga mendukung program operasi pasar murah yang digagas pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan.
Menurutnya, kestabilan harga pangan menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.
Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah yang akan dimulai akhir pekan ini, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajarannya untuk menggelar operasi pasar besar-besaran guna mengendalikan harga pangan.
Kementerian Pertanian menyatakan, ribuan titik operasi gerakan pangan murah akan digelar di berbagai daerah bekerja sama dengan BUMN dan stakeholder lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga harga tetap stabil dan mengendalikan laju inflasi selama Ramadhan hingga Lebaran.
Cucun turut menyoroti kenaikan harga beberapa bahan pokok seperti telur ayam, cabai rawit merah, dan daging sapi yang mulai terjadi menjelang Ramadhan akibat meningkatnya permintaan.
Ia meminta pemerintah bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang sengaja memainkan harga di pasaran.
Baca Juga: 12 Rekomendasi Film Bioskop Indonesia yang Tayang Lebaran 2025, Salah Satunya Film Komang
“Jangan sampai ada yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mencari keuntungan berlebihan. Kontrol berkala harus dilakukan. Kementerian dan Satgas Pangan harus mencegah permainan harga komoditas,” tegasnya.
Cucun memastikan, DPR akan terus mengawasi stabilitas harga pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
Pemerintah sendiri telah menyatakan, stok pangan nasional aman untuk bulan puasa.
Namun, Cucun menekankan, kebijakan yang sudah dirancang pemerintah pusat harus diterjemahkan dengan baik oleh pemerintah daerah agar benar-benar efektif di lapangan.
“Langkah yang baik dari pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat. Mari kita bekerja sama memastikan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini berlangsung dengan nyaman tanpa kekhawatiran lonjakan harga pangan,” pungkasnya.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










