Akurat

Anak Buah Luhut Sebut Belum Ada Rencana Penghapusan BBM Subsidi di 2027

Camelia Rosa | 22 Februari 2025, 18:19 WIB
Anak Buah Luhut Sebut Belum Ada Rencana Penghapusan BBM Subsidi di 2027

AKURAT.CO Juru Bicara Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jodi Mahardi mengklarifikasi pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan terkait BBM subsidi. Hal ini diungkapkannya agar jangan sampai menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. 

Dijelaskan Jodi, hingga saat ini, belum ada keputusan yang diambil terkait perubahan subsidi BBM. Menurutnya, penegasan ini penting lantaran saat ini muncul pemberitaan di media bahwa subsidi bbm akan dihapus di tahun 2027. 
 
"Statement yang disampaikan sebelumnya oleh Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, adalah wacana usulan untuk menyalurkan subsidi BBM lebih tepat sasaran melalui subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi tersebut, bukan penghapusan subsidi. Penyaluran subsidi tepat sasaran ini penting karena mekanisme subsidi BBM saat ini banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu," terang Jodi dalam keterangannya, Sabtu (22/2/2025). 
 
 
Jodi menegaskan bahwasanya, statement yang disampaikan oleh Ketua DEN tersebut untuk menyalurkan subsidi BBM lebih tepat sasaran ini masih merupakan usulan wacana yang akan dikaji lebih lanjut secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan masukan dari masyarakat serta akademisi.
 
"Saat ini pemerintah terus melakukan perbaikan database kelompok masyarakat yang berhak memperoleh subsidi untuk memastikan bahwa subsidi bisa disalurkan lebih tepat sasaran. Dimana salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui digitalisasi database tersebut sehingga pembaharuan data kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi bisa dilakukan lebih cepat," lanjut Jodi.
 
Menurutnya, dengan mekanisme penyaluran yang lebih tepat sasaran manfaatnya akan lebih adil dan merata. Kebijakan ini akan terus dikaji dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.
 
"Dengan pendekatan yang lebih transparan dan berbasis data, diharapkan subsidi BBM dapat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengurangi potensi pemborosan anggaran negara," tukas Jodi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.