Akurat

Israel Tolak Resolusi Gencatan Senjata dari PBB, Emas Diprediksi Tembus USD2.250 per Troyounce

M. Rahman | 29 Maret 2024, 04:30 WIB
Israel Tolak Resolusi Gencatan Senjata dari PBB, Emas Diprediksi Tembus USD2.250 per Troyounce

AKURAT.CO Harga emas diprediksi kembali melambung, le level USD2.250 per troyounce, usai Israel menolak resolusi PBB terkait gencatan senjata dengan Hamas.

Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan saat ini pasukan Israel bersiap melakukan serangan darat di Raffah secara besar-besaran.

"Tensi politik yang memanas ini menyulut harga emas dunia kembali memanas, saat ini menguat di USD2.212 per troyounce dan kemungkinan akhir bulan ini akan mendekati USD2.250," ujarnya dikutip Jumat (29/3/2024).

Baca Juga: Usai Ancaman Serangan ke Masjidil Aqsa, Harga Emas Diproyeksi Tembus USD2.250 per Troyounce

Diketahui, harga emas naik di atas USD2.220 per troyounce menjelang rilis data Indeks Harga PCE inti AS, tepatnya di sesi Eropa hari Kamis.

Logam mulia ini menunjukkan pijakan yang kuat menjelang data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) inti Amerika Serikat untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat.

Federal Reserve (The Fed) dapat meredam ekspektasi penurunan suku bunga jika data inflasi yang mendasari menunjukkan tekanan harga masih berlanjut.

Skenario ini akan menyebabkan kenaikan imbal hasil pada aset berimbal hasil bunga, seperti obligasi pemerintah, yang daya tariknya menguat di lingkungan dengan inflasi tinggi.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dari prakiraan dapat meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan Juni, dan mendukung narasi luas tentang tiga kali penurunan suku bunga secara keseluruhan pada tahun 2024.

Secara teknikal, semua Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek dan jangka panjang bergerak lebih tinggi, menunjukkan permintaan jangka pendek yang kuat.

Harga Emas dapat menghadapi rintangan di dekat USD2.250 per troyounce yang bertepatan dengan Fibonacci extension 161,8%, setelah menembus di atas resistance USD2.220 per troyoubce.

Alat Fibonacci diplot dari level tertinggi 4 Desember di USD2.144,48 ke level terendah 13 Desember di USD1.973,13. Pada sisi negatifnya, level tertinggi 4 Desember di USD2.144,48 akan mendukung kenaikan harga Emas.

Relative Strength Index (RSI) 14-periode pulih setelah turun ke 64,00 dari zona sangat jenuh beli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa