Kementan Cek Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pertanian di Indramayu-Cirebon

AKURAT.CO Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian (PSP Kementan), Ali Jamil, meninjau langsung lokasi pertanian di daerah Indramayu, dan Cirebon, Jawa Barat.
"Tinjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana peningkatan produktivitas pertanian," kata Ali dalam keterangan persnya, Kamis (22/2/2024).
Dua lokasi yang ditinjau oleh Ali Jamil di antaranya Desa Kepringan, kecamatan Kerangkeng Indramayu dan Desa Gegesik Wetan, kecamatan Gegesik, Cirebon.
Kedua daerah tersebut ditinjau karena menjadi lokasi penerima manfaat sarana dan prasarana dari Direktorat Jenderal PSP.
Sarana dan prasarana yang ditinjau Ali Jamil berupa irigasi dan pompa untuk memastikan ketersediaan air di lahan sawah.
Di desa gegesik wetan Ali Jamil meninjau 330 ha lahan pertanian yang mengalami permasalahan ketersediaan air dengan memanfaatkan 5 pompa dan rehabilitasi jaringan tersier dari Kementan
Selain meninjau prasarana dan sarana, Ali Jamil menegaskan bahwa pemberian pompa dan perbaikan tersier oleh Kementan harus dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat petani. Hal itu diperlukan untuk memastikan seluruh lahan pertanian mendapat air yang baik.
"Kami ingin mendorong petani sebagai pelaku utama dapat lebih produktif," kata dia.
Penggunaan pompa dan tersier sebagai prasarana dan sarana diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam para petani. "Jadi dalam setahun petani dapat lebih banyak penghasilannya," jelasnya.
Baca Juga: Ini Laga Penentu yang Bisa Bikin Arsenal Juara Liga Inggris Menurut Thierry Henry
Sementara di Desa Kepringan, Ali Jamil meninjau sebanyak 700 ha lahan potensi. Saat ini sebanyak 190 ha lahan, tengah dalam proses olah dengan menggunakan pompa air.
Para petani memanfaatkan pompa air untuk suplesi irigasi di lahan sawah desa. Dengan menggunaan prasarana tersebut, masyarakat didorong dapat melakukan tanam dan panen padi sebanyak tiga kali dalam setahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










