Akurat

Zulhas Beberkan Negara Penyumbang Surplus Perdagangan Terbesar, Ada India Hingga Bangladesh

M. Rahman | 2 November 2023, 14:05 WIB
Zulhas Beberkan Negara Penyumbang Surplus Perdagangan Terbesar, Ada India Hingga Bangladesh

AKURAT.CO Pemerintah terus giat membuka keran perdagangan ke banyak negara dan wilayah, termasuk dengan cara menjalin perjanjian dagang. Dampak yang diberikan adalah meningkatnya volume ekspor dan memberi surplus perdagangan.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjabarkan surplus perdagangan Indonesia meningkat beberapa tahun terakhir. Puncaknya pada 2022 dimana surplus perdagangan Indonesia mencapai Rp900 triliun.

Hal ini ia sampaikan di Simposium Kementerian Pertahanan, Selasa (2/11/2023). Acara dihadiri oleh Menteri Pertahanan Prabowo, dan Menteri Kelautan Sakti Wahyu Trenggono.

Baca Juga: Neraca Perdagangan RI Surplus 41 Bulan Beruntun, Ini Kata Kemenkeu

"Mulai tahun 80-an, kita selalu surplus. Terutama 10 tahun terakhir, puncaknya di 2022 kita mengalami surplus hampir 900 triliun (rupiah)," ungkap Zulhas.

Mendag mengatakan, sekarang adalah waktunya untuk tidak terpaku dengan pasar internasional yang tradisional seperti Amerika atau barat. Kemendag terus gencar untuk membuka peluang perdagangan ke negara non-tradisional seperti Asia Selatan, Amerika Latin, Afrika hingga Timur Tengah.

"Nah, sekarang ada perkembangan baru, ekonomi dunia yang dulu pasar non-tradisional berkembang denganan pesat, seperti Asia Selatan, Pakistan, Pakistan, Bangladesh, ternyata ini sudah hampir separuh surplus perdagangan itu dari sini, dari tiga ini," lanjut Zulhas.

"Afrika memberikan juga surplus ekonomi yang besar kepada kita, juga Timur Tengah, termasuk Latin Amerika."

Mendag menjabarkan 10 negara dengan nominal surplus terbesar selama 2022. Pemuncaknya ada Amerika Serikat dengan nominal USD16 miliar.

1. AS USD16,56 miliar
2. India USD14,03 miliar
3. Filipina USD11,41 miliar
4. Jepang USD7,67 miliar
5. Belanda USD4,52 miliar
6. Taiwan USD4,22 miliar
7. Pakistan USD4,13 miliar
8. Bangladesh USD3,77 miliar
9. Vietnam USD3,66 miliar
10. Malaysia USD2,95 miliar

Mendag juga menjabarkan 10 negara dengan defisit perdagangan terbesar selama 2022, yakni negara-negara yang lebih banyak mengimpor ke Indonesia ketimbang menerima ekspor dari Indonesia.

1. Australia USD6,93 miliar
2. Singapura USD5,05 miliar
3. Nigeria USD3,86 miliar
4. Arab Saudi USD3,47 miliar
5. Thailand USD2,79 miliar
6. Brazil USD2,41 miliar
7. Argentina USD2,10 miliar
8. RRT USD1,8 miliar
9. Kanada USD1,72 miliar
10. Afrika Selatan USD1,07 miliar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa