Akurat

Kunjungi ITC Cempaka Mas, Mendag Zulhas: Pemerintah Dukung Pelaku UMKM Terus Tumbuh Berkembang

Arief Rachman | 12 Oktober 2023, 19:48 WIB
Kunjungi ITC Cempaka Mas, Mendag Zulhas: Pemerintah Dukung Pelaku UMKM Terus Tumbuh Berkembang

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan atau Zulhas menyampaikan, pemerintah akan terus berupaya agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat terus tumbuh dan berkembang. Menurut Mendag Zulhas, jika UMKM tumbuh, Indonesia bisa menjadi negara maju.

Hal tersebut disampaikan Mendag Zulhas saat meninjau pedagang di ITC Cempaka Mas, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

“Pemerintah akan terus mendukung agar UMKM Indonesia dan pasar dalam negeri kita bergairah, berkembang, serta bertumbuh. Kalau UMKM-nya tumbuh, industri tumbuh, dan toko ramai, pengangguran bisa mendapatkan pekerjaan dan nantinya akan membayar pajak. Hal inilah yang bisa membuat negara maju. Jika negara maju, kita bisa ekspor ke luar negeri,” ujar Mendag Zulhas.

Baca Juga: Rugikan UMKM, Mendag Zulhas Bakal Musnahkan Pakaian Bekas Senilai Rp40 Miliar

Mendag Zulhas menjelaskan, pemerintah juga akan mengendalikan impor agar barang-barang impor tidak membanjiri pasar dalam negeri.

“Kalau barang impornya banjir, pelaku UMKM menjadi kalah dan tertekan. Untuk itu, pemerintah mengembalikan sistem pengawasan di luar kawasan pabean (post-border) menjadi pengawasan di kawasan pabean (border). Jadi, barang impor akan diperiksa kelengkapannya. Misalnya, kesesuaian terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI), izin impor, dan sertifikat impor. Kita perketat. Pemerintah juga sedang merumuskan positive list untuk produk impor yang bisa masuk ke Indonesia,” ungkap Mendag Zulhas.

Pemerintah, lanjut Mendag, juga mengatur media sosial, social commerce, dan niaga elektronik (e-commerce). Aturan ini agar UMKM Indonesia tidak terganggu. Mendag Zulhas berharap, para pedagang yang sudah memiliki toko luring bisa mengembangkan usaha mereka dengan berjualan secara daring.

“Toko-toko yang berjualan fisik harus belajar pemasaran digital. Hal ini harus dilihat sebagai peluang untuk UMKM agar bisa tampil di platform digital. Jadi, produk UMKM kita bisa dilihat seluruh dunia. Kedua toko, baik fisik dan daring, diharapkan bisa berkembang dengan baik. Digital adalah suatu keniscayaan karena di masa depan semuanya akan digital, sehingga pemerintah harus mengatur,” pungkas Mendag.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.