Akurat

Bahlil Laporkan Kinerja PNBP, Lifting, dan Rencana Peresmian RDMP kepada Presiden Prabowo

Atikah Umiyani | 21 November 2025, 14:53 WIB
Bahlil Laporkan Kinerja PNBP, Lifting, dan Rencana Peresmian RDMP kepada Presiden Prabowo

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung sebagai bagian dari agenda pelaporan rutin kepada Presiden.

Bahlil menyampaikan sejumlah capaian penting sektor energi, termasuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan realisasi lifting minyak dan gas.

Ia memastikan bahwa kinerja sektor ESDM berada pada jalur yang sesuai dengan target yang ditetapkan dalam APBN.

“Saya harus melaporkan terhadap target di dalam APBN. Sebentar lagi bulan Desember akan selesai. Bagaimana PNBP kita? PNBP kita sudah mencapai 85 persen dari target yang diberikan dalam APBN. Kemudian lifting juga alhamdulillah mencapai target,” ujar Bahlil.

Baca Juga: Seskab Teddy Bertemu Mendukbangga, Bahas Pengerahan 600 Ribu TPK untuk Kawal Program MBG

Selain melaporkan capaian kinerja, Bahlil juga menyampaikan perkembangan rencana peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur.

Proyek strategis nasional tersebut diyakini akan membawa dampak besar bagi ketahanan energi Indonesia.

“Saya juga melaporkan tentang rencana peresmian RDMP di Kalimantan Timur. Jika diresmikan, maka insyaallah pada 2026 kita sudah bisa mencapai swasembada energi untuk solar dan avtur. Ini yang sedang kita rencanakan ke depan,” jelasnya.

Bahlil menegaskan bahwa kehadirannya di Istana merupakan bagian dari kewajiban sebagai pembantu Presiden untuk menyampaikan perkembangan kerja sesuai indikator kinerja maupun instruksi langsung dari Kepala Negara.

“Saya sebagai pembantu Bapak Presiden, setiap dipanggil harus siap untuk melaporkan apa yang menjadi tugas KPI dan perintah lain dari Bapak Presiden kepada menteri,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.