AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sudah menyampaikan pernyataan yang terang dan jelas untuk para seniornya di partai soal kepemimpinan.
Politisi muda Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan, pun menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Bahlil dalam Rapimnas Golkar kemarin. Bahwa hari ini Golkar dipimpin oleh generasi baru.
Sehingga, Arief memohon kepada para senior agar menghormati apa yang menjadi keputusan dan langkah-langkah Bahlil selaku ketua umum untuk mengembalikan kejayaan Golkar.
"Beliau sangat tahu visinya akan ke mana dibawa Partai Golkar ini. Sehingga para senior-senior yang mungkin dulu pernah punya jabatan sebagai Ketua Umum atau pihak-pihak mana pun itu berhentilah untuk mendikte mau mengatur, mau mengarahkan itu stop sudah," jelasnya kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Selaku Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arief menegaskan bahwa apa yang disampaikan Bahlil sudah sesuai dengan harapan generasi muda Partai Golkar.
Baca Juga: Rapimnas Golkar Dorong Koalisi Permanen untuk Jaga Stabilitas Pemerintahan
Dia meyakini di bawah kepemimpinan Bahlil, Golkar akan semakin luas diminati oleh kalangan muda.
"Bahwa era baru ini di bawah kepemimpinan Ketum Bahlil Lahadalia ini Insya Allah Partai Golkar akan ada di hati para generasi muda," ujarnya.
Mantan Ketua TKN Fanta Prabowo-Gibran ini juga meyakini Bahlil akan membuat kebijakan yang berpihak kepada generasi muda, dan memberikan ruang-ruang strategis untuk berkembang dan mengabdi.
"Beliau akan membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak pada orang-orang muda, akan melibatkan orang-orang muda yang terbaik yang punya integritas yang punya kapasitas intelektual untuk mengambil ruang-ruang strategis dalam pengabdian di partai," jelas Arief.
Sebelumnya, Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta para seniornya memberikan ruang kepada generasi baru untuk mengambil peran kepemimpinan.
Bahlil mengaku kerap diajari para seniornya di Golkar, seperti mantan Ketum Golkar Agung Laksono, politikus senior Zainudin Amali, dan Freddy Latumahina, terkait masa jabatan. Menurutnya, setiap pemimpin ada masanya dan tidak ada yang abadi.
Baca Juga: Rapimnas Golkar Hasilkan Rekomendasi Kepala Daerah Dipilih DPRD, Tekankan Partisipasi Publik dan Demokrasi Berkualitas
"Saya selalu dapat ajaran Pak Agung, Pak Zainuddin, Pak Freddy Latumahina waktu dulu, setiap pemimpin ada masanya, setiap masa ada pemimpinnya," katanya saat membuka Rapimnas Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
"Kan begitu, Pak Agung ya. Jangan sampai slogan itu hanya pada senior-senior saja, begitu adik-adik jadi ketua umum, masih merasa terus jadi ketua umum gitu loh. Enggak boleh, enggak boleh," lanjutnya.
Di hadapan para senior tersebut, Bahlil menegaskan bahwa saat ini Partai Golkar sudah memasuki generasi baru. Ia pun mengajak semuanya untuk fokus kemampuan dan kapabilitas generasi baru yang kini mengelola Partai Golkar.
"Jangan teori itu hanya ada pada Abang-abang. Begitu kita memimpin, (senior) masih terus merasa ketua umum, gimana, nggak bisa. Ini adalah generasi baru Golkar, ini generasi baru Partai Golkar," tegasnya.