Pemilihmuda.id Jemput Jutaan Suara Anak Muda untuk Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran meluncurkan platform bernama pemilihmuda.id.
Dalam perkenalan platform digital di Sekretariat TKN Fanta, Menteng, Jakarta, Kamis (14/12/2023), itu turut dihadiri Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan; Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani; Wakil Komandan TKN Fanta, Osco Olfriady Letunggamu; dan jajaran lainnya.
Wakil Komandan TKN Fanta, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan, platform pemilihmuda.id akan menjemput 22 juta suara anak muda di seluruh Indonesia.
"Pemilihmuda.id adalah satu platform secara realtime dimonitor oleh TKN. Secara spesifik teman-teman TKN Fanta untuk menjemput 22 juta suara anak muda di seluruh Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Gelar Pelatihan ke Relawan, Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Sosialisasikan Program Food Estate
"Menurut Mas Gibran, kita patokannya selalu survei yang paling rendah maka kita ambil surveinya teman-teman Kompas 39 persen. Undecided voters-nya sekitar 28 persen," tambah Osco.
Menurut dia, platform ini akan bergerak ke ratusan kota di Indonesia. TKN Fanta juga akan mengajak para pemilih muda dalam menggunakan hak pilihnya.
"Tentu juga kita ingin memastikan mereka datang ke TPS. Ini masalah generasi muda kita, mereka sayang Prabowo-Gibran tapi kadang-kadang ada magernya," tutur Osco.
Menurut Osco, saat dirinya terpilih menjadi Wakil Komandan TKN Fanta, setiap hari selalu mendapatkan aspirasi dari anak-anak muda.
"Kita ingin kick-off gerakan persuasi, kita ingin ajak kelompok relawan ini mengajak kandidat. Setelah itu kita relawan ini mendata, berfoto dengan pemilih, data terkirim ke app kami, tim melakukan verifikasi atau validasi data," terangnya.
Osco menjelaskan, kehadiran platform pemilihmuda.id juga sebagai bentuk bahwa pasangan Prabowo-Gibran tidak alergi dengan generasi muda.
"Di Gen Z itu ada 75 juta jiwa (berdasarkan DCS), milenial 65 juta. Nah, kalau kita bisa memberikan dari 220 juta jiwa maka ini sudah lebih dari 60 persen. Usia 42 tahun ke bawah, mereka punya kepentingan di pemilu. Ketika pilihan mereka salah, mereka akan mengalami kemerosotan moral pribadi selama lima tahun ke depan. Tapi ketika mereka memilh dan tepat, itu mereka ada suatu kebanggaan," paparnya dalam keterangan yang diterima Jumat (15/12/2023).
Baca Juga: 3 Strategi Prabowo-Gibran Gaet Calon Pemilih yang Masih Galau
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani, menambahkan jika baru di Pemilu 2024 anak muda menjadi penentu masa depan bangsa.
"Selama ini anak muda dihitung sebagai pemilih tapi hanya menggenapkan. Selama ini anak muda dihitung sebagai sebuah elektoral yanh bisa memenangkan sesuatu tapi tidak bisa ngapa-ngapain," katanya.
"Tapi dalam pilpres 2024 ini, anak muda diperhitungkan, bahkan menentukan. Bahkan menjadi pemimpin di antara yang akan kita pilih. Itu satu-satunya dalam pasangan Prabowo-Gibran," ujarnya.
Sebagai informasi, aplikasi pemilihmuda.id ini menyediakan manajemen data pemilih, fitur pemetaan bahkan hingga verifikator data.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









