Akurat

Sikapi Hasil Debat, PDIP Sebut Prabowo Tak Punya Spirit Jokowi

Paskalis Rubedanto | 13 Desember 2023, 19:28 WIB
Sikapi Hasil Debat, PDIP Sebut Prabowo Tak Punya Spirit Jokowi

AKURAT.CO Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai hasil debat perdana capres membuktikan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, tak memiliki spirit dan karakter kepemimpinan Presiden Jokowi. Hasto mendasarkan penilaiannya pada jawaban-jawaban Prabowo membahas isu HAM.

Menurut Hasto, penilaian tersebut juga muncul dari hasil evaluasi TPN Ganjar-Mahfud. Evaluasi dilakukan dengan memonitor percakapan dari sosial media, liputan media online, respons masyarakat, yang kesimpulannya, Prabowo memaksakan untuk meniru Jokowi.

“Dan ternyata responsnya sangat kuat, bahkan tadi ada yang melaporkan di situ kelihatan bahwa Pak Prabowo itu bukan Pak Jokowi,” kata Hasto, kepada wartawan, di Gedung High End MNC, Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga: Hasil Debat Perdana Capres: Anies-Ganjar Imbang, Prabowo Tampil Monoton

Hasto menyebut, spirit dan karakter Jokowi tak muncul ketika menjawab isu-isu berkaitan dnegna perlindungan dan pemenuhan HAM. Prabowo bahkan dianggap tak tegas ketika ditanya Ganjar dua pertanyaan menyangkut upaya penyelesaian peristiwa HAM masa lalu.

"Kelihatan bahwa Pak Prabowo itu bukan Pak Jokowi kan dari sisi spirit-nya, dari sisi kebijakannya itu berbeda, bahkan tidak tegas ketika menjawab terkait hal yang sangat fundamental yaitu melindungi seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi kekerasan, agar tidak terjadi pelanggaran HAM," tuturnya.

Hasto juga mengklaim, berdasarkan analisis pakar, Prabowo juga gagal menampilkan citra kepemimpinan Jokowi. Bahkan memiliki program yang bertolak belakang.

Baca Juga: Selepas Debat, Prabowo Joget Bersama SBY

“Ya, desain yang kami dapatkan dari analisis para pakar, memang Pak Prabowo itu mencoba menampilkan Pak Jokowi hanya dari cara bicaranya, dari karakternya, dari program-programnya berbeda,” tambahnya.

Politisi asal Yogyakarta turut memberi contoh lain, dalam menguatkan argumentasinya. Misalnya, ketika rakyat kesulitan menjangkau harga bahan pokok, Jokowi langsung turun, sementara Prabowo malah menambah hutang negara dengan melengkapi alutsista militer.

“Contohnya apa? Saat ini rakyat menghadapi kesulitan kenaikan harga kebutuhan pokok, cabai naik. Kalau dari Pak Jokowi solusinya langsung turun. Kalau Pak Pabowo solusinya memprioritaskan alutsista, menambah utang luar negeri alutsista,” sindirnya.

Baca Juga: Debat Capres, Panelis Jangan Jadi Pajangan

Sebaliknya, Hasto menyebut Ganjar merepresentasi karakter Jokowi. Tanpa dibuat-buat atau dipaksakan.

“Jadi negara ini seperti mau perang. Ini yang membedakan. Jadi maunya meniru hasilnya berbeda. Hasilnya Pak Ganjar yang seperti Pak Jokowi,” kata Hasto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.