Akurat

Cara Membuat Terasering Sederhana di Lahan Miring

Eko Krisyanto | 10 Januari 2026, 20:51 WIB
Cara Membuat Terasering Sederhana di Lahan Miring

AKURAT.CO Lahan miring sering kali dianggap kurang ideal untuk kegiatan pertanian atau perkebunan karena rawan erosi dan longsor. Padahal, dengan teknik yang tepat, lahan miring tetap bisa dimanfaatkan secara optimal.

Salah satu cara yang paling umum digunakan adalah terasering.

Terasering merupakan metode pengolahan lahan dengan membuat undakan atau teras bertingkat mengikuti kontur tanah.

Teknik ini tidak hanya membantu menahan air dan tanah, tetapi juga meningkatkan produktivitas lahan.

Artikel ini membahas cara membuat terasering sederhana di lahan miring yang dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya petani skala kecil.

 Baca Juga: Dijuluki Bukit Sunda British, Terasering Panyaweuyan Majalengka Berikan Panorama Kabut Pagi Hari

Apa Itu Terasering?

Terasering adalah teknik konservasi tanah dan air dengan membentuk lahan miring menjadi beberapa bidang datar bertingkat.

Setiap teras berfungsi menahan aliran air hujan agar tidak langsung mengikis permukaan tanah.

Metode ini sudah lama digunakan di daerah perbukitan dan pegunungan, terutama untuk pertanian padi, sayuran, dan tanaman hortikultura lainnya.

Manfaat Terasering di Lahan Miring

Penerapan terasering memberikan berbagai manfaat. Selain mengurangi risiko erosi dan longsor, terasering juga membantu menjaga kesuburan tanah karena unsur hara tidak mudah hanyut oleh air hujan.

Lahan menjadi lebih mudah diolah, ditanami, dan diairi secara merata.

Dalam jangka panjang, terasering juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pertanian.

Persiapan Sebelum Membuat Terasering

Sebelum memulai pembuatan terasering, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, amati tingkat kemiringan lahan.

Lahan dengan kemiringan ringan hingga sedang lebih mudah dibuat terasering sederhana.

Kedua, perhatikan jenis tanah. Tanah yang terlalu gembur membutuhkan penguatan tambahan agar teras tidak mudah runtuh.

Selain itu, tentukan arah aliran air agar desain terasering dapat mengendalikan limpasan air hujan dengan baik.

Cara Membuat Terasering Sederhana di Lahan Miring

Langkah awal pembuatan terasering adalah menentukan garis kontur. Garis ini menjadi panduan untuk membuat teras agar sejajar dan stabil. Penandaan bisa dilakukan secara sederhana menggunakan patok kayu dan tali.

Setelah itu, lakukan penggalian tanah mengikuti garis kontur tersebut hingga terbentuk bidang datar. Tanah hasil galian dapat digunakan untuk memperkuat bagian tepi teras.

Pada bagian tepi teras, buat tanggul atau dinding penahan sederhana dari tanah padat, batu, atau material lokal lainnya. Pastikan tanggul cukup kuat untuk menahan beban tanah dan air.

Langkah selanjutnya adalah membuat saluran drainase kecil di setiap teras. Saluran ini berfungsi mengalirkan kelebihan air agar tidak menggenang atau merusak struktur teras.

Tanaman yang Cocok untuk Terasering Sederhana

Terasering sederhana cocok digunakan untuk berbagai jenis tanaman. Tanaman pangan seperti padi gogo, jagung, dan singkong dapat tumbuh dengan baik. Selain itu, sayuran seperti cabai, tomat, dan sawi juga sering ditanam di lahan terasering.

Untuk memperkuat struktur tanah, tanaman penutup tanah atau tanaman berakar kuat juga sangat dianjurkan.

 Baca Juga: KPK Resmi Tetapkan Anak Buah Jaksa Agung ST Burhanuddin Tersangka Suap Korupsi Hortikultura

Tips Agar Terasering Lebih Awet

Agar terasering bertahan lama, lakukan perawatan secara berkala. Periksa tanggul teras terutama setelah hujan deras. Jika ditemukan retakan atau longsoran kecil, segera perbaiki.

Menanam rumput atau tanaman penahan di tepi teras juga dapat membantu menguatkan struktur tanah dan mencegah erosi.

Membuat terasering sederhana di lahan miring merupakan solusi efektif untuk mengurangi erosi sekaligus meningkatkan pemanfaatan lahan.

Dengan perencanaan yang tepat dan perawatan rutin, lahan miring dapat diolah secara produktif dan berkelanjutan.

Arika Yafi Fawazzain (Magang)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R