Akurat

Apa Itu Lempeng Bumi? Pengertian, Jenis-jenis, dan Dampaknya

Nurma Nafisa Faradilla | 18 November 2025, 14:00 WIB
Apa Itu Lempeng Bumi? Pengertian, Jenis-jenis, dan Dampaknya

AKURAT.CO Apa itu lempeng bumi sering muncul sebagai jawaban kelas 5 saat mempelajari struktur bumi.

Lempeng bumi adalah bagian kerak dan selubung bumi yang bergerak secara perlahan karena arus konveksi di bawahnya.

Gerakan ini menciptakan berbagai fenomena alam, mulai dari gempa bumi hingga terbentuknya pegunungan.

Apa Itu Lempeng Bumi?

Lempeng bumi adalah potongan besar kerak bumi yang mengapung di atas mantel. Lapisan ini tidak diam, melainkan terus bergerak beberapa sentimeter setiap tahun.

Baca Juga: BMKG: Gempa Banten Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

Inilah alasan mengapa benua dapat berubah posisi, pulau terbentuk, dan wilayah tertentu rawan gempa.

Secara sederhana, apa itu lempeng bumi dapat dipahami sebagai fondasi besar berbentuk padat yang menopang benua dan dasar samudra.

Gerakan lempeng dipengaruhi oleh panas dalam bumi yang menciptakan arus konveksi, mendorong lempeng-limpeng tersebut untuk saling mendekat, menjauh, atau bergeser.

Jenis-Jenis Lempeng Bumi

Dalam kajian geologi, terdapat beberapa jenis jenis lempeng bumi. Secara umum, lempeng dibagi menjadi dua kelompok utama:

1. Lempeng Benua (Continental Plates)

Lempeng ini terdiri dari batuan yang lebih tebal dan ringan. Ia membentuk daratan atau benua yang kita tinggali saat ini.

2. Lempeng Samudra (Oceanic Plates)

Lempeng ini lebih tipis tetapi jauh lebih padat dibandingkan lempeng benua. Lempeng samudra biasanya menjadi dasar lautan.

Selain dua jenis utama, ada juga beberapa lempeng besar di dunia, seperti:

Baca Juga: Warga Sanggau temukan Serpihan Berbentuk Lempeng, Diduga Bagian dari Roket China

  • Lempeng Eurasia
  • Lempeng Indo-Australia
  • Lempeng Pasifik
  • Lempeng Amerika Utara
  • Lempeng Afrika

Setiap lempeng memiliki batasan yang dapat saling bertumbukan, merenggang, atau bergeser.

Dampak Lempeng Bumi

Gerakan lempeng memberikan dampak lempeng bumi yang besar bagi kehidupan manusia. Beberapa di antaranya adalah:

1. Gempa Bumi

Gempa terjadi saat dua lempeng saling bertumbukan atau bergeser. Indonesia termasuk negara yang rawan gempa karena berada di jalur pertemuan tiga lempeng besar: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

2. Gunung Api Aktif

Pembentukan gunung api banyak terjadi di sekitar batas lempeng yang bertumbukan. Saat lempeng samudra menujam ke bawah lempeng benua, magma dapat muncul ke permukaan dan membentuk gunung berapi.

3. Tsunami

Baca Juga: BMKG Sebut Gempa Kuat di Morotai Akibat Lempeng Laut Filipina

Pergerakan tiba-tiba pada lempeng di dasar laut dapat memicu gelombang besar tsunami yang berdampak luas pada wilayah pesisir.

4. Pembentukan Pegunungan

Pegunungan besar seperti Himalaya terbentuk dari tumbukan lempeng benua yang terus bergerak mendekat.

Gerakan lempeng bumi memang membawa risiko, tetapi juga berperan penting dalam membentuk bentang alam yang kita kenal saat ini.

Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu lempeng bumi, pengertian, jenis-jenis, dan dampaknya dalam proses alam yang terus membentuk permukaan bumi hingga sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.