Panduan Lengkap Cara Melakukan Wawancara yang Baik dan Efektif

AKURAT.CO Wawancara merupakan salah satu metode komunikasi yang banyak digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari jurnalistik, penelitian, pendidikan, hingga dunia kerja.
Melalui wawancara, seseorang dapat menggali informasi secara langsung dari narasumber yang dianggap memahami suatu topik tertentu.
Oleh karena itu, kemampuan melakukan wawancara dengan baik menjadi keterampilan yang perlu dikuasai.
Namun, wawancara tidak sekadar mengajukan pertanyaan dan mencatat jawaban.
Proses ini membutuhkan persiapan matang, teknik bertanya yang tepat, serta sikap profesional agar informasi yang diperoleh akurat, mendalam, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berikut ini adalah panduan lengkap cara melakukan wawancara yang baik dan efektif:
1. Menentukan Tujuan Wawancara
Langkah pertama dalam melakukan wawancara adalah menentukan tujuan yang jelas.
Pewawancara harus mengetahui informasi apa yang ingin diperoleh dan untuk keperluan apa wawancara tersebut dilakukan.
Tujuan yang jelas akan membantu mengarahkan alur pertanyaan agar tetap fokus dan relevan.
2. Menentukan dan Mempersiapkan Narasumber
Pilih narasumber yang sesuai dengan topik wawancara dan memiliki kompetensi atau pengalaman yang relevan.
Narasumber yang tepat akan memberikan informasi yang lebih kredibel dan mendalam. Setelah itu, lakukan pendekatan secara sopan untuk meminta kesediaan narasumber diwawancarai.
3. Menyusun Daftar Pertanyaan
Susun pertanyaan secara sistematis sebelum wawancara dimulai. Gunakan pola 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana) agar pertanyaan lebih terstruktur.
Utamakan pertanyaan terbuka supaya narasumber dapat menjelaskan jawabannya secara luas dan detail.
4. Membuat Janji Wawancara
Tentukan waktu dan tempat wawancara yang disepakati bersama narasumber. Pastikan jadwal tersebut tidak mengganggu aktivitas narasumber.
Konfirmasi ulang jadwal sebelum hari wawancara untuk menghindari kesalahpahaman.
5. Mempersiapkan Perlengkapan Wawancara
Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan seperti alat perekam suara, buku catatan, dan alat tulis.
Jika wawancara dilakukan secara daring, pastikan perangkat dan koneksi internet dalam kondisi baik agar proses wawancara berjalan lancar.
6. Membuka Wawancara dengan Sopan
Saat wawancara dimulai, bukalah dengan sapaan yang ramah dan perkenalan singkat. Jelaskan tujuan wawancara secara singkat agar narasumber memahami konteks pembicaraan.
Suasana yang nyaman akan membuat narasumber lebih terbuka dalam menyampaikan informasi.
7. Mendengarkan secara Aktif
Selama wawancara berlangsung, dengarkan jawaban narasumber dengan penuh perhatian. Hindari memotong pembicaraan dan berikan respons yang menunjukkan ketertarikan.
Jika ada jawaban yang belum jelas, ajukan pertanyaan lanjutan untuk memperdalam informasi.
8. Menjaga Sikap Profesional
Pewawancara harus bersikap netral, sopan, dan menghargai pendapat narasumber. Hindari menunjukkan sikap menghakimi atau memaksakan opini pribadi.
Sikap profesional akan membantu menjaga kepercayaan narasumber.
9. Mengelola Waktu dengan Baik
Atur waktu wawancara agar semua pertanyaan penting dapat diajukan tanpa berlarut-larut.
Jika waktu terbatas, prioritaskan pertanyaan utama yang paling relevan dengan tujuan wawancara.
10. Menutup Wawancara dengan Baik
Akhiri wawancara dengan mengucapkan terima kasih atas waktu dan informasi yang telah diberikan narasumber.
Beri kesempatan kepada narasumber untuk menambahkan hal lain yang dianggap penting sebelum wawancara ditutup.
11. Menyusun dan Mengevaluasi Hasil Wawancara
Setelah wawancara selesai, segera susun hasil wawancara dalam bentuk catatan atau transkrip.
Evaluasi kembali informasi yang diperoleh untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan data.
Melakukan wawancara yang baik membutuhkan persiapan, teknik bertanya yang tepat, serta sikap profesional.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, wawancara dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan informasi yang berkualitas.
Keterampilan wawancara yang baik akan sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, baik akademik maupun profesional.
Laporan: Vania Tri Yuniar/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








