Akurat Logo

BMKG: Gempa Banten Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

Maria Gabrielle | 17 Agustus 2023, 13:24 WIB
BMKG: Gempa Banten Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

AKURAT.CO Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa yang berpusat di Muara Binuangeun, Banten, akibat deformasi batuan lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo M5,7," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melalui keterangan resmi, Kamis (17/8/2023).

"Akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Indo-Australia (intraslab) yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia," jelasnya. 

Daryono menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Gempa terjadi sekitar pukul 11.28 WIB. Getaran gempa dirasakan hingga Ibu Kota Jakarta. 

BMKG melaporkan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di antaranya dengan skala MMI (II-III) di Bandung, II di Cikembar dan II di Bogor.

Gempa terjadi di laut pada kedalaman 53 kilometer dengan pusatnya di 96 kilometer Barat Daya Muara Binuangeun pada koordinat 7,61 Lintang Selatan; 105,48 Bujur Timur.

BMKG menyampaikan, informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga belum dipastikan dampak dari gempa yang terjadi.

"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis keterangan di laman resmi BMKG.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
W
Editor
Wahyu SK