Akurat

Apa Arti Gencatan Senjata dalam Perang Iran dan Israel? Simak Inilah Penjelasan Lengkap dan Akurat

Rahman Sugidiyanto | 25 Juni 2025, 10:10 WIB
Apa Arti Gencatan Senjata dalam Perang Iran dan Israel? Simak Inilah Penjelasan Lengkap dan Akurat

AKURAT.CO Dalam konteks konflik bersenjata atau perang, istilah "gencatan senjata" sering kali muncul sebagai bagian dari upaya penyelesaian atau pengurangan kekerasan.

Namun, apa sebenarnya arti gencatan senjata dan bagaimana peranannya dalam dinamika perang?

Memahami konsep ini penting untuk mengapresiasi proses perdamaian dan negosiasi dalam konflik bersenjata.

Artikel ini akan menguraikan definisi, jenis, tujuan, dan contoh gencatan senjata berdasarkan literatur hukum internasional dan sumber terpercaya dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Perang Iran-Israel Gencatan Senjata, Trump Murka ke Israel karena Alasan Ini

Definisi Gencatan Senjata

Gencatan senjata adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang sedang berkonflik untuk menghentikan sementara tindakan permusuhan dan serangan militer dalam jangka waktu tertentu. 

Dalam bahasa Inggris, istilah ini dikenal sebagai "ceasefire" atau "truce". Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gencatan senjata berarti penghentian tembak-menembak untuk sementara waktu, di mana kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan tindakan agresif masing-masing.

Dalam hukum humaniter internasional, gencatan senjata dianggap sebagai bentuk perjanjian internasional yang memungkinkan pihak-pihak berkonflik meredakan ketegangan dan membuka ruang negosiasi untuk penyelesaian damai yang lebih permanen. 

Namun, gencatan senjata bukanlah akhir dari perang, melainkan langkah awal menuju perdamaian.

Jenis-Jenis Gencatan Senjata

Gencatan senjata dapat dibagi menjadi dua jenis utama:

  1. Preliminary Ceasefire (Gencatan Senjata Pendahuluan)
    Ini adalah penghentian sementara yang dilakukan sebelum, selama, atau setelah proses perdamaian formal berlangsung. Tujuannya adalah mengurangi kekerasan dan menciptakan kondisi yang kondusif untuk negosiasi damai. Namun, terkadang pihak-pihak yang berkonflik memanfaatkan periode ini untuk memperkuat posisi militer mereka.

  2. Definitive Ceasefire (Gencatan Senjata Definitif)
    Merupakan gencatan senjata permanen yang telah disepakati kedua belah pihak setelah melalui proses perundingan. Biasanya diikuti dengan penandatanganan perjanjian damai resmi sebagai tanda berakhirnya perang.

Baca Juga: Perang Israel - Iran Meluas ke Dunia Siber: Serangan Bank, Pemadaman Internet hingga Pencurian Kripto

Tujuan Gencatan Senjata

Gencatan senjata memiliki beberapa tujuan penting, antara lain:

  • Menghentikan sementara atau seluruh aksi kekerasan agar korban jiwa dan kerusakan dapat diminimalisir.

  • Memberikan ruang dan waktu bagi pihak-pihak yang berkonflik untuk melakukan negosiasi damai yang lebih substansial.

  • Memungkinkan akses bantuan kemanusiaan kepada korban perang yang membutuhkan.

  • Menciptakan suasana yang kondusif untuk membangun kepercayaan antara pihak-pihak yang bertikai.

Contoh Gencatan Senjata

Sejarah mencatat berbagai contoh gencatan senjata, baik yang bersifat formal maupun informal. Salah satu contoh terkenal adalah gencatan senjata Natal pada Perang Dunia I tanggal 25 Desember 1914, di mana tentara Jerman dan Inggris secara informal menghentikan pertempuran untuk merayakan Natal, meskipun tidak ada perjanjian resmi.

Contoh modern adalah gencatan senjata antara Israel dan Otoritas Palestina pada 8 Februari 2005, yang disepakati untuk menghentikan kekerasan dan aktivitas militer dari kedua belah pihak. 

Baru-baru ini, pada Juni 2025, Iran dan Israel sepakat melakukan gencatan senjata total setelah konflik selama 12 hari, yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat melalui media sosial.

Gencatan senjata dalam perang adalah penghentian sementara atau permanen dari aksi permusuhan yang disepakati oleh pihak-pihak yang berkonflik.

Tujuannya adalah untuk mengurangi kekerasan, membuka ruang negosiasi damai, dan memberikan kesempatan bagi bantuan kemanusiaan.

Meskipun gencatan senjata tidak selalu berarti berakhirnya perang secara permanen, ia merupakan langkah penting dalam proses penyelesaian konflik.

Jenis gencatan senjata meliputi tahap pendahuluan dan definitif, yang masing-masing memiliki peran strategis dalam dinamika perang dan perdamaian.

Contoh-contoh gencatan senjata dari masa lalu hingga saat ini menunjukkan bahwa penghentian sementara ini dapat menjadi fondasi bagi perdamaian yang lebih langgeng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.