Abu Bakar Ash-Shiddiq: Sahabat Nabi Muhammad SAW yang Pertama Masuk Islam

AKURAT.CO Abu Bakar dikenal sebagai sosok yang sangat setia kepada nabi, dalam sejarah Islam. Dia bukan hanya sahabat dekat bagi Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi orang pertama dikalangan laki-laki dewasa yang memeluk Islam, serta khalifah pertama setelah nabi wafat.
Baca Juga: Nama Asli Abu Bakar As-Shiddiq Adalah? Berikut Perjuangannya untuk Islam
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari disebutkan:
"Kami biasa memilih yang terbaik di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Kami memilih Abu Bakar, kemudian Umar, lalu Utsman bin Affan." (HR. Bukhari No.3655).
Hadis ini menunjukkan pengakuan sahabat-sahabat utama terhadap keutamaan Abu Bakar sebagai tokoh paling utama setelah Rasul wafat.
Siapa nama asli Abu Bakar Ash-Shiddiq?
Lahir dengan nama asli Abdullah bin Abi Quhafah, dan sebelum masuk Islam, dia dikenal juga dengan nama Abdul Ka'bah.
Nama lengkapnya menurut riwayat adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib al-Qurasyi at-Taimi.
Abu Bakar tumbuh di lingkungan Mekkah yang sarat penyembahan berhala. Namun sejak kecil, dia sudah menunjukkan kecerdasannya. Dalam satu kisah, dia pernah memukul berhala dengan batu karena tidak mendapat jawaban atas permintaannya. Sejak saat itu, dia tidak lagi mempercayai berhala.
Abu Bakar telah berteman dengan Nabi Muhammad SAW bahkan sejak masa kecil. Ketika Muhammad mengumumkan kenabiannya, Abu Bakar langsung menyatakan keimanannya tanpa ragu. Kisah ini diriwayatkan dalam Hayatus Shahabah oleh Abu Hasan Al-Athrabulusi dan dikuatkan oleh Aisyah radhiyallahu anha.
Dikenal dengan Julukan Ash-Shiddiq
Julukan Ash-Shiddiq (yang membenarkan) diberikan kepada Abu Bakar setelah dia secara langsung percaya saat Nabi menceritakan peristiwa Isra’ Mi’raj, tanpa mempertanyakan logika perjalanan semalaman ke Baitul Maqdis.
Kepercayaan total kepada nabi menjadi bukti kekuatan iman dan loyalitasnya yang luar biasa.
Baca Juga: Kepemimpinan Abu Bakar Shiddiq Cacat Etika Menurut Kelompok Syi'ah
Pengorbanan dan Kepemimpinan Abu Bakar
Tak hanya iman, Abu Bakar juga dikenal karena pengorbanannya terhadap Islam. Dalam banyak peristiwa, dia menyerahkan seluruh harta demi mendukung perjuangan dakwah. Bahkan saat perang Tabuk, dia menyumbangkan semua yang dimiliki.
Setelah wafatnya Rasulullah, Abu Bakar dipercaya menjadi Khalifah pertama. Dia memainkan peran vital dalam menyatukan umat Islam, terutama ketika banyak suku mulai menyimpang atau memberontak. Dia juga yang memprakarsai pengumpulan Al-Qur'an secara tertulis agar tidak hilang ditelan zaman.
Dari ulasan tersebut, kita bisa belajar dari Abu Bakar Ash-Shiddiq bukan hanya sekadar sosok sahabat nabi. Dia adalah ikon kepemimpinan, keimanan, dan pengorbanan dalam sejarah Islam.
Sosoknya menjadi teladan sejati bagi umat muslim hingga hari ini, namanya yang besar dengan julukan As Siddiq bukan hanya julukan semata, melainkan bukti bahwa kepercayaan dan loyalitas yang diberikan Abu Bakar Ash Siddiq bukan sekadar ucapan saja, melainkan berbagi tindakan nyata kepada Rasulullah dan umatnya.
Bayu Aji Pamungkas (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









