Akurat

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175, Lembar Aktivitas 10: Aktivitas Kelompok

Rahmat Ghafur | 28 Mei 2025, 20:40 WIB
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175, Lembar Aktivitas 10: Aktivitas Kelompok

AKURAT.CO Inilah kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 175, lembar aktivitas 10: aktivitas kelompok yang bisa dilihat sebagai referensi sarana pembelajaran.

Dalam buku tersebut, siswa diminta untuk mengerjakan aktivitas kelompok berupa tabel yang membahas tentang berbagai organisasi di Indonesia, mulai dari sejarah berdirinya, tujuan, hinggan perjuangannya.

Kunci jawaban ini diharapkan bisa membantu siswa dalam pembelajaran namun disarankan untuk mengerjakan soal tersebut secara mandiri sebelum melihat kunci jawaban.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 3 Halaman 193 Buku Tematik: Belajar tentang Materi Perpustakaan!

Lembar Aktivitas 10: Aktivitas Kelompok

1. Berkunjunglah ke perpustakaan, kemudian carilah buku tentang perkembangan berbagai organisasi etnis kedaerahan dan keagamaan pada masa perkembangan pergerakan nasional.

2. Lengkapi perkembangan organisasi masa pergerakan nasional berikut ini!

Kunci Jawaban isian kolom

1. Nama organisasi: Jong Java

Sejarah: Merupakan organisasi kepemudaan yang didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada tanggal 7 Maret 1915. Awalnya, organisasi ini dikenal dengan nama Tri Koro Dharmo, sebelum akhirnya berganti menjadi Jong Java.

Tujuan: Mewujudkan persatuan di antara pelajar pribumi, menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan bahasa nasional, serta meningkatkan pengetahuan umum para anggotanya.

Bentuk perjuangan: Dilaksanakan melalui pendekatan diplomatis, pengembangan kebudayaan, dan perluasan wawasan intelektual.

2. Nama organisasi: Trikoro Dharmo

Sejarah: Didirikan di Jakarta pada tanggal 7 Maret 1915 oleh R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi.

Tujuan: Menggalang persatuan antara pemuda dari berbagai daerah seperti Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok, guna membentuk cita-cita Jawa Raya.

Bentuk perjuangan: Dilakukan melalui aktivitas organisasi dan upaya diplomasi.

3. Nama organisasi: Jong Islamieten Bond

Sejarah: Merupakan perkumpulan pemuda Islam yang didirikan di Jakarta pada tanggal 1 Januari 1925 oleh para pelajar.

Tujuan: Menyelenggarakan pendidikan keislaman melalui kursus-kursus agama dan mempererat ikatan persaudaraan di antara pelajar Muslim dari berbagai wilayah di Nusantara.

Bentuk perjuangan: Berfokus pada pengembangan pendidikan dan kegiatan keagamaan.

4. Nama organisasi: Muhammadiyah

Sejarah: Didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta.

Tujuan: Menegakkan ajaran Islam dan mengangkat derajat umat Islam menuju masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama yang sejati.

Bentuk perjuangan: Dilaksanakan melalui jalur pendidikan dan penyebaran ajaran agama.

5. Nama organisasi: Nahdlatul Ulama

Sejarah: Didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926) dengan K.H. Hasyim Asy'ari sebagai Rais Akbar.

Tujuan: Menegakkan nilai-nilai Islam menurut paham Ahlussunnah wal Jama'ah dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bentuk perjuangan: Dijalankan melalui pendidikan dan dakwah keagamaan.

6. Nama organisasi: Sarekat Islam

Sejarah: Awalnya bernama Sarekat Dagang Islam (SDI), didirikan oleh Haji Samanhudi pada 16 Oktober 1905.

Tujuan: Melawan kebijakan kolonial Belanda yang mempermudah dominasi pedagang asing, serta melindungi kepentingan ekonomi rakyat pribumi.

Bentuk perjuangan: Melalui jalur ekonomi kerakyatan, keagamaan, dan kemudian berkembang menjadi gerakan politik.

7. Nama organisasi: Indische Partij

Sejarah: Berdiri pada tanggal 25 Desember 1912, didirikan oleh tiga tokoh perintis

kebangsaan: E.F.E Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Ki Hajar Dewantara. Organisasi ini menjadi wadah bagi kaum pribumi dan keturunan campuran di Hindia Belanda.

Tujuan:

- Menghapus praktik kesombongan sosial baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum
- Menentang segala bentuk tindakan yang dapat memicu konflik antaragama
- Meningkatkan pengaruh kelompok pro-Hindia dalam sistem pemerintahan kolonial
- Memperjuangkan hak-hak yang setara bagi seluruh penduduk Hindia

Bentuk perjuangan: Dilakukan melalui jalur hukum, pendidikan, dan keterlibatan aktif dalam ranah politik.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D