UNSIA Luncurkan Center of Teaching Excellence, Perkuat Inovasi Pendidikan Digital

AKURAT.CO Universitas Siber Asia (UNSIA) resmi meluncurkan Center of Teaching Excellence (CTE)sebagai upaya meningkatkan kualitas pengajaran daring dan membangun ekosistem pembelajaran digital yang adaptif dan unggul.
CTE hadir sebagai biro strategis yang fokus pada pengembangan pedagogi siber, inovasi kurikulum digital, serta pendampingan program studi untuk penguasaan metode pembelajaran online berbasis teknologi.
“CTE adalah wujud nyata komitmen kami terhadap inovasi pendidikan daring. Kami ingin menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif dengan dukungan teknologi terbaru,” ujar Rektor UNSIA, Jang Youn Cho, dalam peresmian di Kampus UNSIA Ragunan, Minggu (18/5/2025).
CTE akan mengembangkan materi ajar yang mengintegrasikan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan gamifikasi, demi mewujudkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan dunia kerja.
Peresmian CTE turut dihadiri Ketua Yayasan YMIK, Ramlan Siregar, Founder UNSIA, El Amry Bermawi Putera, serta para wakil rektor.
Langkah ini menjadi bagian dari visi besar UNSIA untuk menjadi 10 besar universitas online terbaik di Asia.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Perdagangan Dorong Sentimen Konsumen AS Anjlok, Ekspektasi Inflasi Tembus Rekor
Rektor UNSIA menegaskan, pendidikan tak lagi bisa mengandalkan metode konvensional. Di era digital, pembelajaran harus fleksibel dan tak dibatasi ruang dan waktu.
Cho menyoroti pentingnya kolaborasi dan inovasi agar pendidikan tinggi mampu menjawab tantangan teknologi masa depan, khususnya dalam pengembangan AI.
“30 tahun lalu, industri tambang dan telekomunikasi mendominasi. Kini, teknologi—terutama AI—adalah masa depan. UNSIA harus siap bersaing di level internasional,” jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNSIA juga akan menambah program studi S1 dan S2, seperti Bahasa dan Kebudayaan Korea, Magister Manajemen, Teknik Informatika, dan Hukum.
UNSIA yang diresmikan oleh Wakil Presiden RI dan Mendikbud pada 2020, kini memiliki lima program studi PJJ S1 dan bersiap menggelar wisuda ketiganya pada Juli 2025.
“Penambahan program studi akan memberikan pilihan lebih luas bagi masyarakat untuk belajar kapan saja dan di mana saja,” pungkas Jang Youn Cho.
Baca Juga: Puan Maharani Hadiri Kongres Tidar: Anak Muda dan Perempuan Harus Jadi Pilar Masa Depan Bangsa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






