Apa Peran Teknologi Informasi Dalam Manajemen Rantai Pasok Modern? Contoh Aplikasi yang Digunakan Cek di Sini!

AKURAT.CO Teknologi informasi memegang peranan penting dalam manajemen rantai pasok modern.
Mulai dari mengintegrasikan, mengotomatisasi, dan meningkatkan efisiensi seluruh proses rantai pasok para pemasok hingga konsumen akhir.
Berikut peran teknologi informasi serta contoh aplikasi yang sering digunakan dalam manajemen rantai pasok masa kini.
Apa Peran Teknologi Informasi Dalam Manajemen Rantai Pasok Modern?
Teknologi informasi (TI) dalam manajemen rantai pasok berfungsi sebagai tulang punggung yang menghubungkan berbagai elemen dan aktivitas dalam rantai pasok.
Dengan TI, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya produksi, mempercepat pengiriman, serta meningkatkan kualitas produk dan kepuasan pelanggan secara signifikan.
Berikut adalah peran utama TI dalam manajemen rantai pasok modern:
1. Integrasi Sistem
TI menghubungkan berbagai sistem seperti manajemen persediaan, produksi, pergudangan, dan transportasi dalam satu platform terintegrasi.
Ini memungkinkan aliran informasi yang lancar dan koordinasi efisien antar departemen serta pihak terkait dalam rantai pasok.
2. Otomatisasi Proses Bisnis
Dengan sistem TI, berbagai proses manual dalam rantai pasok dapat diotomatisasi, seperti pemrosesan pesanan, pelacakan inventaris, dan manajemen pengiriman.
Otomatisasi ini mempercepat eksekusi tugas dan meminimalkan kesalahan manusia.
3. Pelacakan dan Visibilitas Real-time
TI memungkinkan perusahaan untuk memantau pergerakan barang, status persediaan, dan operasi logistik secara real-time dengan memanfaatkan sensor, RFID, dan Internet of Things (IoT).
Ini membantu mengidentifikasi potensi masalah secara cepat dan meningkatkan kontrol atas rantai pasok.
4. Analisis Data dan Pengambilan Keputusan
Kemampuan analitik data dan kecerdasan buatan (AI) yang didukung TI memungkinkan perusahaan memproses data besar dari berbagai sumber untuk peramalan permintaan, optimasi stok, serta perencanaan produksi yang lebih akurat dan tepat.
5. Kolaborasi dan Komunikasi yang Lebih Baik
Dengan menggunakan platform TI berbasis cloud, berbagai pihak dalam rantai pasok dapat berbagi informasi dan bekerja sama secara lebih efektif, meningkatkan respons terhadap perubahan kondisi pasar dan permintaan pelanggan.
Contoh Aplikasi Teknologi Informasi dalam Manajemen Rantai Pasok
Beberapa aplikasi dan teknologi TI yang umum digunakan dalam manajemen rantai pasok modern meliputi:
1. Enterprise Resource Planning (ERP)
ERP mengintegrasikan seluruh proses bisnis, termasuk manufaktur, persediaan, pengadaan, dan distribusi, dalam satu sistem terpadu yang menyediakan data real-time untuk pengambilan keputusan cepat dan tepat.
2. Supply Chain Management (SCM) Software
Aplikasi SCM khusus menangani perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan alur barang dari pemasok hingga konsumen.
Contohnya adalah Infor SCM yang menawarkan berbagai solusi terintegrasi untuk manajemen persediaan, pengiriman, dan pelaporan.
3. Customer Relationship Management (CRM)
CRM membantu mengelola hubungan dan komunikasi dengan pelanggan, memperbaiki layanan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan yang berdampak positif pada permintaan dan perencanaan rantai pasok.
4. Internet of Things (IoT)
IoT memungkinkan pelacakan fisik barang melalui sensor dan RFID yang terhubung secara otomatis melaporkan kondisi dan lokasi barang secara real-time, meningkatkan transparansi dan kecepatan respon pada kendala logistik.
5. Big Data dan Analitik AI
Penggunaan teknologi ini memungkinkan pengolahan data besar untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pola konsumsi, tren pasar, serta prediksi permintaan yang lebih akurat guna mendukung keputusan strategis dalam rantai pasok.
6. Cloud-based Platforms
Sistem manajemen rantai pasok berbasis cloud memungkinkan akses data dan kolaborasi lintas departemen dan dengan mitra bisnis secara fleksibel dan real-time, menjamin kelancaran koordinasi dan efisiensi operasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







