Akurat

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi Jawaban Kepala Sekolah dalam PMM atau Platform Merdeka Mengajar

Sultan Tanjung | 5 Desember 2024, 17:15 WIB
Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi Jawaban Kepala Sekolah dalam PMM atau Platform Merdeka Mengajar

AKURAT.CO Refleksi adalah proses penting dalam pengembangan profesionalisme guru.

Melalui refleksi, guru dapat mengevaluasi praktik pengajaran mereka, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta merencanakan perbaikan di masa depan.

Dalam konteks Platform Merdeka Mengajar (PMM), kesadaran guru ketika berefleksi menjadi salah satu aspek yang dinilai oleh kepala sekolah.

Artikel ini membahas bagaimana kesadaran guru ketika berefleksi, berdasarkan penjelasan dari jurnal universitas dan tanggapan pakar.

Baca Juga: Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi Jawaban Catatan Kepala Sekolah dalam PMM

Kesadaran Guru dalam Proses Refleksi

Kesadaran guru dalam berefleksi mencakup kemampuan untuk mengenali tantangan yang dihadapi dalam pengajaran dan memahami penyebabnya.

Menurut penelitian dari Universitas Pendidikan Indonesia, refleksi yang efektif melibatkan kesadaran akan faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja pengajaran.

Guru yang sadar akan tantangan dan penyebabnya dapat merencanakan strategi yang lebih baik untuk mengatasi masalah tersebut.

Kategori Kesadaran dalam Refleksi

Dalam penilaian PMM, kesadaran guru ketika berefleksi dapat dikategorikan menjadi beberapa tingkat, yaitu:

  1. Sadar Tantangan dan Penyebab di Luar Kendali Diri
    Guru menyadari bahwa tantangan yang dihadapi berasal dari faktor eksternal seperti sarana prasarana, anggaran, atau kondisi lingkungan.

    • Contoh: Kurangnya fasilitas teknologi di sekolah menjadi hambatan dalam penerapan metode pembelajaran digital.
  2. Sadar Tantangan dan Penyebab di Dalam Kendali Diri
    Guru menyadari bahwa tantangan yang dihadapi berasal dari faktor internal, seperti keterampilan atau pengetahuan yang kurang memadai.

    • Contoh: Kurangnya pemahaman tentang strategi pembelajaran efektif menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa di kelas.
  3. Sadar Tantangan dan Penyebab di Luar dan di Dalam Kendali Diri
    Guru menyadari bahwa tantangan yang dihadapi merupakan kombinasi dari faktor internal dan eksternal.

    • Contoh: Kombinasi antara kurangnya dukungan teknologi dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi memengaruhi efektivitas pembelajaran.

Tanggapan Kepala Sekolah

Kepala sekolah memiliki peran penting dalam memberikan umpan balik terhadap refleksi guru.

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, umpan balik yang konstruktif dari kepala sekolah membantu guru lebih memahami tantangan yang dihadapi dan merencanakan perbaikan yang tepat.

  • Catatan Kepala Sekolah:
    Kepala sekolah dapat memberikan catatan yang mencakup:
    • Pengakuan terhadap kesadaran guru.
    • Saran untuk pengembangan lebih lanjut.

Kesimpulan

Kesadaran guru ketika berefleksi adalah aspek penting dalam pengembangan profesionalisme dan peningkatan kualitas pengajaran.

Dalam konteks PMM, kesadaran ini dinilai berdasarkan kemampuan guru untuk mengenali tantangan dan penyebabnya, baik yang berada di luar maupun di dalam kendali diri.

Tanggapan kepala sekolah yang konstruktif dapat membantu guru merencanakan strategi perbaikan yang lebih efektif.

Dengan demikian, proses refleksi yang baik berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.