Akurat

Bagaimana Cara Membangun Demokrasi di Kalangan Pelajar Indonesia?

Sultan Tanjung | 5 Agustus 2024, 14:15 WIB
Bagaimana Cara Membangun Demokrasi di Kalangan Pelajar Indonesia?

AKURAT.CO Demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.

Dalam konteks pendidikan, membangun demokrasi di kalangan pelajar sangat penting untuk menciptakan generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Artikel ini akan membahas berbagai cara untuk membangun demokrasi di kalangan pelajar Indonesia, berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah dan sumber akademis salah satunya situs Kemdikbud.

1. Pendidikan Demokrasi yang Terintegrasi

Pendidikan demokrasi harus menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah. 

Menurut penelitian, memasukkan materi tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan peran masyarakat sipil dalam kurikulum dapat membantu siswa memahami prinsip-prinsip dasar demokrasi.

Selain itu, pelajaran tentang sejarah demokrasi dan sistem pemerintahan juga penting untuk memberikan konteks yang lebih luas.

2. Menciptakan Suasana Demokratis di Kelas

Menciptakan suasana demokratis di kelas adalah langkah penting dalam membentuk karakter siswa sebagai warga negara yang demokratis. 

Guru dapat mendorong partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelas, memberikan kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan pendapat, dan menghargai setiap pandangan yang berbeda.

Suasana kelas yang demokratis akan membantu siswa belajar tentang pentingnya musyawarah dan mufakat.

3. Melakukan Pemilihan dan Pemungutan Suara di Sekolah

Mengadakan pemilihan dan pemungutan suara di sekolah, seperti pemilihan ketua kelas atau ketua OSIS, adalah cara efektif untuk mengajarkan siswa tentang proses demokrasi.

Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan, cara mengelola kampanye, dan menghormati hasil pemungutan suara.

4. Aktif Mengikuti Organisasi Pelajar

Mendorong siswa untuk aktif dalam organisasi pelajar, seperti OSIS atau klub ekstrakurikuler, dapat membantu mereka memahami dan mempraktikkan prinsip-prinsip demokrasi.

Dalam organisasi ini, siswa dapat belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, dan pengambilan keputusan secara kolektif.

5. Melaksanakan Diskusi dan Debat Aktif

Diskusi dan debat aktif tentang isu-isu terkini dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berargumen secara objektif.

Guru dapat mengadakan sesi debat atau diskusi kelompok tentang topik-topik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari atau isu-isu nasional.

Kegiatan ini akan membantu siswa belajar tentang pentingnya mendengarkan pandangan orang lain dan menyampaikan pendapat dengan cara yang konstruktif.

Kesimpulan

Membangun demokrasi di kalangan pelajar Indonesia memerlukan pendekatan yang komprehensif dan partisipasi aktif dari seluruh komunitas sekolah.

Pendidikan demokrasi yang terintegrasi, suasana demokratis di kelas, pemilihan dan pemungutan suara, partisipasi dalam organisasi pelajar, serta diskusi dan debat aktif adalah langkah-langkah penting yang dapat diambil.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, sekolah dapat menciptakan generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang demokratis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.