Akurat

Bagaimana Praktik Baik Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka?

Sultan Tanjung | 11 April 2024, 09:30 WIB
Bagaimana Praktik Baik Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka?

AKURAT.CO Pendidikan adalah fondasi penting dalam pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam menghadapi dinamika kompleks masyarakat modern, Kurikulum Merdeka telah muncul sebagai solusi inovatif untuk menyesuaikan pendidikan dengan tuntutan zaman.

Di bawah kerangka ini, praktik pembelajaran berdiferensiasi memainkan peran penting dalam memastikan setiap siswa memiliki pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka.

Keunggulan Praktik Pembelajaran Berdiferensiasi

  1. Mengakomodasi Keanekaragaman dalam Kelas:
    • Setiap siswa memiliki latar belakang, gaya belajar, minat, dan kebutuhan yang unik.
    • Praktik pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru untuk menyesuaikan instruksi mereka agar sesuai dengan kebutuhan individu ini.
    • Contohnya, siswa yang lebih visual dapat mendapatkan materi dalam bentuk grafis atau video, sementara siswa yang lebih auditif dapat mendengarkan penjelasan secara verbal.
  2. Meningkatkan Motivasi dan Keterlibatan Siswa:
    • Ketika siswa merasa bahwa materi yang diajarkan relevan dengan minat dan kebutuhan mereka, mereka lebih cenderung terlibat dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
    • Praktik berdiferensiasi memberikan pilihan dan fleksibilitas dalam cara siswa mengeksplorasi dan mengevaluasi informasi, sehingga setiap siswa merasa lebih diperhatikan dan dihargai.
  3. Hasil Pembelajaran yang Lebih Efektif dan Berkelanjutan:
    • Praktik berdiferensiasi memungkinkan siswa untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang materi pelajaran, bukan hanya memperoleh pengetahuan secara pasif.
    • Ketika siswa dapat menghubungkan materi dengan pengalaman pribadi dan menerapkan konsep dalam konteks kehidupan nyata, mereka memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan relevan.

Implementasi Praktik Baik

  • Pengajaran Responsif: Guru memantau perkembangan siswa secara terus-menerus dan menyesuaikan instruksi sesuai dengan kebutuhan individual.
  • Inklusi dan Kesetaraan: Praktik berdiferensiasi mengatasi disparitas dalam pencapaian akademik dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua siswa untuk berkembang.

Dengan mengadopsi praktik pembelajaran berdiferensiasi, kita dapat memastikan bahwa setiap siswa merasa didengar, dihargai, dan memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang inklusif dan berdaya guna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.