Akurat

Penurunan Gerakan Janin Selama Kehamilan, Perlukah Ibu Khawatir?

Annisa Fadhilah | 20 Maret 2024, 16:30 WIB
Penurunan Gerakan Janin Selama Kehamilan, Perlukah Ibu Khawatir?

AKURAT.CO Mampu merasakan gerakan janin adalah salah satu momen paling menarik yang dialami selama kehamilan. Koneksi ini dapat membantu Anda menjalin ikatan sekaligus memberikan kepastian bahwa bayi Anda yang belum lahir sedang tumbuh di dalam rahim Anda.

Namun, berkurangnya pergerakan janin dapat menimbulkan efek sebaliknya. Tentu saja, kondisi ini mengkhawatirkan dalam beberapa hal, tetapi tidak untuk semua kasus, berkurangnya pergerakan dapat mengindikasikan bahwa janin dalam bahaya.

Baca Juga: 10 Makanan Dan Minuman Yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Membahayakan Janin!

Dan para ahli setuju. Berkurangnya pergerakan janin dapat mengkhawatirkan dan harus selalu ditanggapi dengan serius. Mereka memberikan alasan mengapa memantau pergerakan janin sangat penting bagi semua orang hamil.

Seperti apa gerakan khas janin?

Secara umum, gerakan janin didefinisikan sebagai setiap tendangan, kepakan, desiran, atau gerakan berguling yang Anda rasakan di dalam rahim.

Hal ini tentunya dapat berubah-ubah intensitas dan frekuensinya sepanjang kehamilan seiring dengan semakin matangnya janin.

Aktivitas tersebut dapat berhubungan dengan berbagai gerakan janin, termasuk membungkuk, cegukan, dan meregangkan tubuh, jelas Lilit Baldjyan Sarkissian, RN, MSN, CNM, salah satu pendiri Los Angeles Midwives.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Ini Bisa Meningkatkan Kecerdasan Janin

Mengapa gerakan janin penting?

Mewaspadai gerakan janin dikatakan sebagai bentuk pemantauan janin yang paling dasar. Hal tersebut penting karena dapat memberikan wawasan tentang kesejahteraan mereka, kata Victoria Whelan, MD , seorang dokter kandungan Universitas Washington di Rumah Sakit Barnes-Jewish di St. Louis.

“Penurunan pergerakan janin penting untuk diperhatikan karena hal ini dapat menandakan adanya perubahan negatif dalam kehamilan.”

Catherine Caponero, DO, dokter kandungan di Klinik Cleveland, setuju, menjelaskan bahwa penurunan gerakan dapat mendorong penyedia layanan kesehatan Anda untuk melakukan tes yang diperlukan yang dapat membantu Anda dan janin.

“Tes-tes ini dapat membantu tim medis menentukan apakah aman untuk melanjutkan kehamilan atau diperlukan intervensi lebih lanjut,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.