Akurat

Membimbing Perjalanan Kegiatan Belajar Mengajar, Simak 10 Strategi Guru dalam Merumuskan Tujuan Pembelajaran

Sultan Tanjung | 12 Januari 2024, 10:45 WIB
Membimbing Perjalanan Kegiatan Belajar Mengajar, Simak 10 Strategi Guru dalam Merumuskan Tujuan Pembelajaran

AKURAT.CO Merumuskan tujuan pembelajaran merupakan langkah kunci dalam merancang pengalaman belajar yang efektif.

Sebagai seorang guru, proses ini memerlukan perencanaan dan refleksi yang matang.

Artikel ini akan membahas bagaimana guru merumuskan tujuan pembelajaran dengan cermat untuk mendukung pencapaian pemahaman dan kemampuan siswa.

Baca Juga: Beban Informasi, Menelusuri Perasaan Ibu dan Bapak Saat Menerima Banyak Informasi dalam Satu Waktu

  1. Pahami Kebutuhan dan Karakteristik Siswa: Sebelum merumuskan tujuan pembelajaran, penting bagi guru untuk memahami kebutuhan dan karakteristik siswa. Pengenalan ini membantu guru menyusun tujuan yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan minat siswa.

  2. Rujuk Standar Kompetensi dan Kurikulum: Guru perlu merujuk pada standar kompetensi dan kurikulum yang berlaku. Tujuan pembelajaran harus sejalan dengan tujuan lebih besar dalam kurikulum dan memberikan kontribusi pada pengembangan kompetensi siswa.

  3. Identifikasi Hasil yang Diinginkan: Pemahaman jelas tentang hasil yang diinginkan membantu guru merumuskan tujuan yang spesifik. Hal ini melibatkan identifikasi keterampilan, pengetahuan, atau sikap yang diharapkan siswa capai setelah mengikuti pembelajaran.

  4. Gunakan Format SMART: Tujuan pembelajaran dapat dirumuskan dengan menggunakan format SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Dengan pendekatan ini, tujuan menjadi lebih jelas dan terukur.

  5. Berfokus pada Pemahaman Mendalam: Sebisa mungkin, tujuan pembelajaran seharusnya tidak hanya menekankan pada penerimaan informasi tetapi juga pemahaman mendalam. Guru perlu merumuskan tujuan yang mendorong pemikiran kritis dan aplikasi konsep.

  6. Sesuaikan dengan Gaya Pembelajaran Siswa: Mengenal gaya pembelajaran siswa membantu guru merumuskan tujuan yang lebih sesuai. Siswa visual mungkin membutuhkan tujuan yang berbeda dibandingkan dengan siswa auditori atau kinestetik.

  7. Perhatikan Diversitas Kelas: Dalam kelas yang beragam, guru perlu merumuskan tujuan pembelajaran yang dapat menjangkau semua siswa. Hal ini mencakup pemberian tantangan untuk siswa yang lebih cemerlang dan dukungan untuk siswa yang membutuhkan bantuan tambahan.

  8. Libatkan Siswa dalam Penetapan Tujuan: Membuat siswa menjadi bagian dari proses penetapan tujuan pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka. Guru dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk memberikan masukan atau mengusulkan tujuan pembelajaran.

  9. Terapkan Prinsip Pembelajaran Berbasis Proyek: Tujuan pembelajaran dapat dirumuskan dengan mempertimbangkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Tujuan sebaiknya terkait erat dengan hasil karya atau proyek yang akan dihasilkan oleh siswa.

  10. Lakukan Evaluasi dan Penyesuaian: Guru perlu melakukan evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Proses ini membantu guru untuk terus meningkatkan kualitas tujuan pembelajaran yang dirumuskan.

Merumuskan tujuan pembelajaran adalah seni dan ilmu yang memerlukan pemahaman mendalam tentang siswa, materi pembelajaran, dan konteks pendidikan.

Dengan perhatian dan refleksi yang cermat, guru dapat membimbing perjalanan pembelajaran siswa menuju pencapaian hasil yang diinginkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.