7 Penyebab Rem Blong dan Cara Mencegah yang Mudah Dilakukan

AKURAT.CO Inilah daftar penyebab rem blong dan cara mencegah yang mudah dilakukan agar terhindar dari masalah.
Rem merupakan bagian penting pada kendaraan yang berfungsi mengatur kecepatan saat mobil melaju.
Karena perannya sangat vital, sistem pengereman perlu mendapat perhatian khusus demi menjaga keselamatan di jalan.
Rem blong termasuk masalah berbahaya yang bisa mengancam pengemudi maupun pengguna jalan lain.
Baca Juga: Fakta-fakta Kecelakaan Bus RS Bina Sehat di Bromo: Jumlah Korban, Identitas, dan Penyebab Rem Blong
Kecelakaan akibat rem blong sering berujung fatal, sehingga kamu perlu memahami penyebab dan langkah pencegahannya sangatlah penting.
Dalam banyak kasus, pengemudi yang mengalaminya justru panik dan salah bertindak, sehingga situasi bisa menjadi lebih parah.
Berikut ini daftar penyebab rem blong dan cara mencegah yang tepat bisa kamu lakukan dari sekarang.
Penyabab Rem Blong dan Cara Mencegah
Baca Juga: Cara Mencegah Rem Blong pada Truk Fuso dengan Perawatan Rutin
1. Kampas rem aus
Gesekan kampas rem yang sudah menipis membuat daya cengkeram berkurang sehingga rem tidak pakem. Pastikan ketebalan kampas rem masih aman. Jika sudah tipis atau aus, segera ganti.
Untuk mencegah hal tersebut, gunakan pola pengereman yang tepat, yaitu dengan memanfaatkan engine brake dengan menurunkan gigi agar suhu rem tidak cepat panas.
2. Minyak rem habis atau bocor
Kekurangan cairan rem atau adanya kebocoran pada sistem hidrolik menyebabkan tekanan tidak bisa diteruskan ke piston dan kampas, sehingga rem berisiko blong.
Untuk mencegahnya, rutin cek kondisi minyak rem di master cylinder pada ruang mesin. Jika volumenya berada di bawah batas normal, besar kemungkinan ada kebocoran pada sistem rem.
3. Minyak rem kotor atau bercampur udara
Udara yang masuk ke saluran rem atau minyak rem yang sudah tercemar bisa mengurangi tekanan hidrolik.
Cek ketinggian dan kualitas minyak rem secara berkala. Ganti sesuai jadwal (umumnya setiap 2 tahun) atau jika terlihat keruh.
4. Overheating (rem terlalu panas)
Rem yang sering digunakan dalam waktu lama (misalnya di turunan panjang) bisa memicu vapor lock, yaitu minyak rem mendidih sehingga rem kehilangan daya tekan.
Karena itu, dianjurkan untuk sesekali berhenti agar rem memiliki waktu untuk mendingin kembali.
5. Beban Kendaraan
Baca Juga: Cara Mencegah Rem Blong pada Truk Fuso dengan Perawatan Rutin
Muatan yang dibawa mobil turut memengaruhi kinerja sistem rem. Semakin berat beban, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan untuk menghentikan kendaraan.
Hal ini menambah tekanan pada rem dan membuat kampas serta piringan lebih cepat aus. Karena itu, pengemudi perlu mewaspadai kelebihan muatan dan segera melakukan pengereman dengan tepat.
6. Kurangnya Perawatan
Rem merupakan salah satu komponen vital untuk keselamatan berkendara. Oleh sebab itu, pengecekan dan perawatan rutin sangat penting dilakukan agar rem tetap berfungsi baik, tidak berkarat, dan saluran rem tidak tersumbat kotoran atau lumpur.
7. Kerusakan Piston Rem
Rem blong bisa disebabkan oleh piston rem yang bermasalah. Saat piston rusak, tekanan hidrolik tidak bisa diteruskan dengan baik untuk menekan kampas rem, sehingga sistem pengereman tidak berfungsi maksimal.
Selain itu, di dalam piston terdapat seal yang berperan mencegah kebocoran minyak rem. Jika seal ini rusak, kinerja rem pun akan terganggu.
Itulah beberapa penyebab rem blong yang paling sering dialami dan cara mencegahnya yang bisa dilakukan oleh pengendara motor atau mobil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








