Kepala BGN: Sertifikat Higienis Syarat Mutlak bagi SPPG

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) menekankan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Kepala BGN, Sudaryono, hal itu merupakan komitmen BGN dalam menjaga mutu dan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui penerapan standar higiene dan sanitasi yang lebih ketat.
"Ini SLHS bukan kemudian syarat administrasi, ini syarat mutlak. Ini antara nol sama satu. Jadi kalau misalnya SLHS-nya tidak memenuhi persyaratan, itu nol. Dikali nol, semua dikali nol jadi nol," jelasnya, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
BGN memberi kesempatan kepada SPPG yang masih mengurus SLHS untuk segera memenuhi ketentuan tersebut, sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
"Memang ada beberapa dapur yang belum, sudah beroperasi tapi belum ada SLHS-nya. Kami berikan waktu untuk mengurus SLHS-nya, sampai dengan tanggal 10 (Agustus)," ujar Sudaryono.
Baca Juga: Kepatuhan Prosedur Jadi Kunci Keamanan Pangan Program MBG
Kepemilikan SLHS merupakan indikator dasar terpenuhinya standar higiene dan sanitasi dalam proses produksi makanan.
Oleh karena itu, BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap dapur yang tidak memenuhi standar tersebut.
SPPG yang tidak dilengkapi SLHS akan dikenai sanksi berupa penutupan permanen. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BGN untuk memperkuat tata kelola Program MBG.
"Anda memenuhi persyaratan SLHS atau tidak. Kalau tidak, tutup permanen. Jadi, memang kita tidak menolerir dapur-dapur yang secara sanitasi dan higienisnya itu kemudian tidak memenuhi standar," demikian Sudaryono.
Baca Juga: Bersih-bersih Dapur MBG
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







