Akurat

BAZNAS RI Bantu 142.079 Penerima Manfaat Penyintas Banjir di Sumatera

Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto | 17 Februari 2026, 22:13 WIB
BAZNAS RI Bantu 142.079 Penerima Manfaat Penyintas Banjir di Sumatera

AKURAT.CO Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada 142.079 penyintas banjir di tiga provinsi di Sumatera, hingga 5 Februari 2026.

Jumlah penerima manfaat tersebut merupakan akumulasi dari layanan darurat yang diberikan oleh BAZNAS RI, selama masa tanggap darurat hingga masa pemulihan dan masih terus bertambah. Bantuan meliputi pemberian makanan melalui pendirian dapur umum di lokasi bencana, mendirikan dapur air bersih, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., mengatakan BAZNAS RI hadir untuk memastikan para penyintas bencana di Sumatra dan Aceh mendapatkan bantuan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kemala Run 2026 Digelar di Bali, Target 10 Ribu Pelari dan Galang Dana Bencana

"Hingga awal Februari ini sebanyak 142.079 jiwa telah merasakan manfaat langsung dari penyaluran bantuan BAZNAS," kata Saidah, Selasa (17/2/2026).

Di Provinsi Aceh, BAZNAS telah menjangkau 62.347 penerima manfaat yang tersebar di 11 kabupaten/kota dan 40 kecamatan. Bantuan difokuskan pada penyediaan 26 dapur umum, pendistribusian 2.488 paket logistik keluarga, 684 pasien layanan kesehatan, mendirikan masjid darurat, dan MCK darurat, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak banjir dan longsor.

Sementara itu, di Sumatera Utara, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 37.960 penerima manfaat di 9 kabupaten/kota dan 32 kecamatan.

Layanan yang diberikan meliputi distribusi 1.769 makanan siap santap, 1.769 pasien penerima pengobatan gratis, membangun masjid darurat, MCK darurat, penyediaan air bersih, serta bantuan obat-obatan dan hygiene kit bagi masyarakat di lokasi pengungsian maupun daerah terdampak langsung.

Adapun di Sumatera Barat, jumlah penerima manfaat mencapai 41.772 jiwa yang tersebar di 11 kabupaten/kota dan 44 kecamatan. 

BAZNAS mengoperasikan dapur umum dengan mendistribusikan 16.945 porsi makanan siap santap setiap hari, menyalurkan 3.500 paket logistik keluarga, serta membuka layanan kesehatan dan dukungan psikososial untuk membantu pemulihan masyarakat pascabencana.

Baca Juga: Kemendikdasmen Respons Cepat Tangani Dampak Bencana di SMPN 48 Sa Ate, NTT

"Itu yang kami lakukan selama masa tanggap darurat bekerja sama dengan BAZNAS daerah, mitra kemanusiaan dan pemda setempat," ujarnya.

Selanjutnya, BAZNAS RI juga membuat program untuk masa pemulihan yakni program kembali ke masjid, kembali ke sekolah, dan membangun hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir di tiga provinsi tersebut.

"Yang kita lakukan melakukan pemulihan masjid-masjid yang ada di daerah bencana, bukan hanya recovery, kita juga siapkan alat ibadahnya. Kemudian kita juga mendistribusikan 30 ribu seragam sekolah termasuk sepatu, tas, buku, semua kita siapkan supaya anak-anak punya hak untuk kembali melanjutkan pendidikan dengan baik," ujarnya.

Saat ini, BAZNAS RI mulai melakukan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana di Sumatera Utara. Ini merupakan upaya pemulihan yang dilakukan BAZNAS RI, untuk membantu masyarakat yang kehilangan rumahnya akibat terjangan bencana banjir pada akhir November 2025 lalu.

"Alhamdulillah BAZNAS akan membangun 120 huntap di Tapanuli Selatan dan saat ini sudah dilakukan peletakan batu pertama di sana oleh BAZNAS RI dan Pemkab Tapanuli Selatan," jelas Saidah. 

Baca Juga: Presiden Salurkan 1.455 Sapi untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Jelang Ramadan

Menurutnya, BAZNAS RI telah menyiapkan sebanyak Rp80 miliar dana bantuan yang dititipkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. Dana sebesar Rp80 miliar tersebut dikhususkan untuk masa pemulihan pascabencana banjir termasuk pembangunan huntap di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

"Huntap di Sumut sudah peletakan batu pertama, insya Allah selanjutnya di Aceh Tamiang dan Sumatra Barat. Rencananya kami ingin membangun Kampung Cahaya Zakat, jadi nanti di situ ada perumahan, ada masjid, ada pasar juga yang menjadi sentra ekonominya," ujar Saidah. 

BAZNAS RI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu para korban bencana Sumatra melalui zakat, infak, dan sedekah. Dukungan dari masyarakat Indonesia menjadi kekuatan utama BAZNAS dalam memperluas jangkauan bantuan dan memastikan para penyintas dapat bangkit kembali dengan lebih cepat dan bermartabat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.