Akurat

Airlangga Pastikan Harga Minyak Tetap Stabil di Tengah Konflik AS-Venezuela

Atikah Umiyani | 5 Januari 2026, 17:27 WIB
Airlangga Pastikan Harga Minyak Tetap Stabil di Tengah Konflik AS-Venezuela

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berbicara mengenai dampak pasca konflik Amerika Serikat (AS) dengan Venezuela. 

Saat ini, pemerintah masih memonitor terkait dengan perkembangan harga minyak. Menurutnya, belum ada dampak langsung yang terjadi secara signifikan pasca konflik tersebut. 

"Itu masih dimonitor karena yang utama kan berpengaruh terhadap harga minyak. Tetapi harga minyak kita monitor kalau satu dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi dan harga minyak relatif masih rendah," ujar Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/1/2026). 

Baca Juga: Warga AS Protes Penyerangan ke Venezuela dan Penangkapan Maduro, Aksi Massa Meluas hingga Eropa

Dia menjelaskan, perseteruan antara AS dan Venezuela sudah terjadi sejak lama. Bahkan aset-aset milik AS sempat dinasionalisasi, ketika Venezuela dipimpin oleh Presiden Hugo Chavez. 

Namun kini keadaan berbalik. AS berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya dan bersedia untuk terlibat dalam proses transisi pemerintahan sekaligus mengelola sejumlah aset, khususnya di sektor perminyakan. 

Baca Juga: Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bidang Ekonomi di Tengah Panasnya Konflik AS-Venezuela

Airlangga pun menegaskan bahwa pemerintah terus memonitor situasi yang terjadi dan siap untuk mengambil langkah-langkah antisipasi. 

"Jadi memang pada waktu itu kan aset-aset Amerika dinasionalisasi. Nah ini kemudian berikutnya kan sekarang dengan situasi seperti ini ya kita monitor aja seperti apa," ucapnya. 

Sementara itu, Airlangga memastikan bahwa Indonesia tidak memiliki aset langsung yang ada di Venezuela. "Kita tidak ada aset," tegasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.