Akurat

Pasca Gus Yahya dan Rais Aam Islah, Tempat Ini Diprediksi Akan Jadi Lokasi Muktamar NU ke-35

Fajar Rizky Ramadhan | 27 Desember 2025, 14:51 WIB
Pasca Gus Yahya dan Rais Aam Islah, Tempat Ini Diprediksi Akan Jadi Lokasi Muktamar NU ke-35

AKURAT.CO Pasca kesepakatan islah antara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, diprediksi kuat akan menjadi lokasi pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35.

Prediksi tersebut menguat setelah Rapat Konsultasi Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU bersama para Mustasyar serta kiai sepuh NU digelar di Ponpes Lirboyo pada Kamis (25/12/2025).

Forum tersebut menghasilkan kesepakatan islah sekaligus rencana percepatan pelaksanaan Muktamar NU yang semula dijadwalkan pada akhir 2026.

Katib Aam PBNU Mohammad Nuh mengatakan, pertemuan di Lirboyo merupakan forum silaturahmi dan konsultasi internal untuk menjaga ketertiban organisasi serta keutuhan jam’iyah NU. Salah satu poin penting yang disepakati adalah mempercepat penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

Baca Juga: Meski Sudah Islah dengan Gus Yahya, Rais Aam PBNU Tegaskan Pj Ketum PBNU Tetap Berlaku

“Poin penting dari pertemuan itu adalah mempercepat penyelenggaraan Muktamar NU ke-35,” ujar Mohammad Nuh.

Meski demikian, PBNU belum menetapkan secara resmi waktu dan lokasi pelaksanaan muktamar. Namun, rencana awal yang sebelumnya menunjuk Surabaya sebagai tuan rumah disebut tengah dievaluasi.

Lirboyo disebut-sebut menjadi opsi kuat, mengingat peran strategis pesantren tersebut dalam proses rekonsiliasi dan konsolidasi PBNU.

Mohammad Nuh menjelaskan, hasil pertemuan di Lirboyo masih akan dibahas secara internal sesuai dengan mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.

Penetapan waktu, tempat, serta teknis pelaksanaan muktamar akan diputuskan bersama oleh Rais Aam dan Ketua Umum PBNU melalui pembentukan kepanitiaan.

“Langkah-langkah teknis akan dipersiapkan PBNU agar pelaksanaan muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Sejarah pelaksanaan muktamar NU sendiri menunjukkan tidak adanya ketentuan baku terkait bulan penyelenggaraan. Muktamar ke-34 NU digelar di Lampung pada Desember 2021, sementara Muktamar ke-33 di Jombang berlangsung pada Agustus 2015, dan Muktamar ke-32 di Makassar dilaksanakan pada Maret 2010.

Baca Juga: Islah Gus Yahya dengan Rais Aam PBNU Dinilai Final dan Sesuai AD/ART

Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Nuh juga menyampaikan bahwa jajaran Syuriyah PBNU telah menerima permintaan maaf Gus Yahya terkait polemik pengundangan Peter Berkowitz dalam forum Akademi Kepemimpinan Nasional NU. Sikap tersebut disebut sebagai bagian dari tradisi NU yang mengedepankan tabayun, akhlak, dan penyelesaian masalah secara arif.

Islah antara Gus Yahya dan Rais Aam PBNU dinilai menjadi momentum penting untuk mengakhiri konflik internal serta mengonsolidasikan organisasi menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke-35, yang akan menjadi forum tertinggi penentu arah kepemimpinan dan masa depan jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.