Akurat

Natal Nasional 2025 Soroti Ketahanan Keluarga, Maruarar Sirait: Keselamatan Dimulai dari Rumah

Herry Supriyatna | 25 Desember 2025, 19:50 WIB
Natal Nasional 2025 Soroti Ketahanan Keluarga, Maruarar Sirait: Keselamatan Dimulai dari Rumah

AKURAT.CO Panitia Natal Nasional 2025 mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” sebagai respons atas melemahnya ketahanan keluarga di Indonesia yang dinilai menjadi persoalan mendasar bangsa.

Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menilai bahwa krisis utama yang dihadapi Indonesia saat ini bukan semata persoalan ekonomi atau politik, melainkan rapuhnya keluarga sebagai fondasi kehidupan sosial.

“Pemulihan masyarakat harus dimulai dari pemulihan keluarga. Keselamatan dimulai dari rumah,” ujar Maruarar Sirait dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang akrab disapa Ara itu menegaskan, keluarga memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Menurutnya, kebijakan negara yang kuat hanya dapat bertumpu pada rumah tangga yang sehat secara moral, psikologis, dan spiritual.

“Dari keluarga yang rapuh akan lahir masyarakat yang rapuh, dan pada akhirnya bangsa menjadi mudah goyah,” katanya.

Ara menekankan bahwa Natal seharusnya tidak dimaknai sebagai perayaan seremonial semata, melainkan momentum refleksi untuk kembali pada pusat kehidupan manusia, yakni keluarga.

Di dalam keluargalah iman, karakter, serta tanggung jawab sosial pertama kali dibentuk.

“Natal bukan sekadar liturgi atau dekorasi. Natal mengingatkan kita untuk kembali ke keluarga sebagai ruang pertama pembentukan iman dan karakter,” ujarnya.

Baca Juga: Ringankan Beban Korban Bencana Aceh, Alumni Akademi TNI–Polri 2006 Salurkan Bantuan

Ia juga menyoroti meningkatnya berbagai penyakit sosial, seperti judi online, narkoba, dan pinjaman online ilegal yang kini masuk ke ruang privat keluarga.

Fenomena tersebut dinilai sebagai gejala krisis nilai dan krisis spiritual di tingkat keluarga.

“Ketika keluarga kehilangan fungsi pendidikannya, anak-anak menjadi rentan mencari identitas dan nilai di luar rumah. Di situlah berbagai penyakit sosial menyusup,” ucapnya.

Karena itu, Ara menegaskan pentingnya kehadiran Tuhan dalam kehidupan keluarga sebagai benteng pencegahan.

Keluarga yang hidup dalam doa, dialog, dan kejujuran dinilai memiliki daya tangkal moral yang kuat terhadap berbagai tantangan zaman.

Tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” akan menjadi benang merah dalam seluruh rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, dengan puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.