Pramono Resmikan Kemitraan Sister City dengan Kuala Lumpur: Kita Memiliki Tujuan yang Sama

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, resmi menandatangani Letter of Intent kemitraan sister city antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Kuala Lumpur. Acara ini menjadi tonggak penting memperkuat jejaring kolaborasi internasional Jakarta, sekaligus mempererat hubungan resmi antar kota.
Dia mengaku bersyukur, dapat memenuhi janji yang pernah disampaikan kepada Wali Kota Kuala Lumpur, Dato' Seri Maimunah, untuk hadir langsung di Malaysia.
"Alhamdulillah, saya dapat memenuhi janji kepada Ibu Maimunah dalam semangat memperkuat hubungan persahabatan sebagai sister city. Kita adalah tetangga dekat, berbagi sejarah dan budaya, serta memiliki tujuan sama: membangun masa depan berkelanjutan bagi warga," ujarnya.
Kuala Lumpur menjadi sister city ketiga yang dibentuk selama enam bulan kepemimpinan Pramono, setelah sebelumnya menjalin kemitraan dengan Chungcheongnam-do (Korea Selatan) dan Heidelberg (Jerman).
Baca Juga: Ketua DPR Dorong Kerja Sama Ekonomi Hijau dan Sister City dengan Ceko
Pramono menegaskan, Jakarta dan Kuala Lumpur menghadapi tantangan serupa seperti kemacetan, peningkatan kebutuhan layanan publik, hingga ancaman perubahan iklim.
Melalui kemitraan ini, kedua kota sepakat memperkuat kerja sama di bidang kesehatan, pencegahan banjir, pembangunan gedung hijau, dekarbonisasi energi, transportasi berkelanjutan, pengelolaan sampah, serta pertukaran budaya dan pariwisata.
Wali Kota Kuala Lumpur, Dato' Seri Maimunah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Pramono. "Kehadiran Bapak di Kuala Lumpur adalah meaningful gesture yang sangat kami hargai. Kemitraan ini semakin kuat dan saya optimistis membawa manfaat nyata bagi kedua kota," katanya.
Pramono menutup pertemuan dengan penegasan, kerja sama ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi wadah konkret membangun kota tangguh, layak huni, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









