Akurat

Mentan Amran Ungkap Produsen Mulai Tarik Beras Oplosan dan Harga Disesuaikan

Ahada Ramadhana | 16 Juli 2025, 16:22 WIB
Mentan Amran Ungkap Produsen Mulai Tarik Beras Oplosan dan Harga Disesuaikan

AKURAT.CO Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan sebanyak 85 persen beras yang beredar tidak sesuai standar. Permasalahan muncul di saat beberapa bulan lalu, harga beras turun namun naik di tingkat konsumen.

Padahal, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras naik 14 persen atau lebih dari tiga juta ton.

"Ada surplus 3 juta ton lebih dari kebutuhan. Tetapi harga naik, sisi lain petani turun. Harusnya kalau petani naik, baru bisa naik di tingkat konsumen," kata dia dalam RDP bersama Komisi IV DPR RI, Di Gedung Parlemen, Rabu (16/7/2025).

Baca Juga: Rano Karno Ancam Tindak Tegas Soal Beras Oplosan, Enggak Ada Urusan Kalau Salah

Atas dasar hal tersebut, pihaknya melakukan pengecekan untuk 268 merek beras di 10 provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia dengan pengambilan sampel dan cek lab, termasuk Sucofindo, untuk memastikan akurasi.

Dia menjelaskan, terkait kualitas dan takaran pun juga bermasalah. Ditemukan ada beras yang dicurah dan diganti kemasannya dengan harga jual beras premium.

"Ada yang dioplos, ada yang tidak dioplos, langsung ganti kemasan. Jadi ini semua beras curah tetapi dijual harga premium. Beras curah tetapi dijual harga medium," jelasnya.

Baca Juga: Tindak Tegas Produsen dan Pengedar Beras Oplosan

"Sekarang HET 50-60 persen yang tidak sesuai mutu. Ada yang mengurangi ukuran, 5 kilo tapi 4,5 kilo Dan ini total nilainya setelah kita kali jumlah beras yang beredar itu Rp99 triliun," tambah dia.

Dari 10 sampel yang ditemukan Kementerian Pertanian bersama Satgas Kementerian Perdagangan, sembilan di antaranya tidak sesuai. Menurutnya, pengungkapan ini sangatlah penting guna meningkatkan kesejahteraan petani dan daya beli masyarakat, agar tetap naik serta menjaga stok beras 

"Nah Alhamdulillah kemarin kami cek merek yang sudah diumumkan itu sudah mulai sebagian, belum seluruhnya itu menarik dan mengganti harganya. Harganya sesuai standar dan kualitasnya sama. Itu yang terjadi ini, sudah ada perubahan Ibu," tegas dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.